SURABAYA (Realita) — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda bersinergi dengan Brilink dalam kegiatan sosialisasi yang menyasar anggota APMISO (Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso) Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (4/7/2025) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi jaminan sosial ketenagakerjaan serta membuka peluang usaha baru melalui keagenan Brilink.
Kegiatan yang digelar secara interaktif ini mengajak para anggota APMISO untuk tidak hanya menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga ikut serta dalam Program Joint Marketing Racing BRILink Tahun 2025.
Melalui program ini, pedagang yang tergabung akan mendapatkan manfaat ganda, yakni perlindungan sosial ketenagakerjaan dan tambahan penghasilan sebagai agen Brilink.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Guguk Heru Triyoko, menyampaikan bahwa pekerja sektor informal seperti pedagang mie dan bakso juga memiliki risiko kerja yang sama seperti pekerja formal.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat pekerja, termasuk para pedagang kecil, mendapatkan perlindungan yang layak," ujar Guguk.
"Dengan kolaborasi bersama Brilink, kami membuka pintu bagi mereka untuk berdaya secara ekonomi sekaligus aman secara sosial,” lanjutnya.
Program ini menjadi bagian dari strategi perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui pendekatan community-based marketing.
Selain memberikan edukasi manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), kegiatan ini juga mendorong anggota APMISO untuk mendaftar sebagai agen Brilink yang berperan dalam memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat di sekitar tempat usaha mereka.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir, karena dinilai sebagai upaya nyata dalam menjawab tantangan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi pekerja sektor informal.
Dengan sinergi ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda berharap semakin banyak pelaku usaha mikro yang sadar akan pentingnya perlindungan sosial sekaligus memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan.gan
Editor : Redaksi