9 Bulan Berlalu, Penanganan Tewasnya Rizky Setiawan di Kalibuntu Mandek, Pemerhati: Lapor ke Mabes

BREBES (Realita)-Sembilan bulan lebih peristiwa berlalu, misteri kasus kematian Rizky Setiawan pemuda asal Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes masih menjadi tanya besar bagi keluarga almarhum serta masyarakat luas khususnya wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Peristiwa sadis tersebut hingga kini diduga belum bisa diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Brebes jajaran Polda Jawa Tengah, yang katanya minim saksi dan alat bukti saat peristiwa tersebut terjadi.

Ketika dikonfirmasi ulang, terkait sejauh mana perkembangan kasus dan apakah pihak kepolisian sudah menemukan petunjuk penting dalam tewasnya Rizky Setiawan pada 13 Oktober 2024 silam, Plt Kasi Humas Polres Brebes, Iptu Indra hanya menjelaskan dengan datar, bahwa sampai saat ini masih dalam penyelidikan.

"Wallaikumssallam, sampai dengan saat ini masih dalam penyelidikan," kata Indra dalam pesan singkatnya kepada Realita.co, Rabu (16/7/2025).

Masih tambah Indra, Lebih jelasnya lagi, kami kirimkan no KBO Reskrim bila mau konfirmasi," jelasnya.

Wartawan mencoba menggali lebih dalam kepada Kanit KBO, Ipda Cecep Subarkah, perkembangan apa yang didapat oleh pihak kepolisian dalam penanganan kasus tewasnya Rizky Setiawan yang jasadnya dibuang di semak-semak pinggir Sungai Cisanggarung pasca sedekah Bumi di Desa Kalibuntu, Kecamatan Losari pada tahun lalu. Tetapi, tidak ada jawaban kejelasan yang pasti, dimana kendala, sejauh apa perkembangannya dan seperti apa langkah yang akan diambil, ketika pihak kepolisian hingga kini belum bisa mengungkap peristiwa kelam di Desa tersebut.

Sebelum berganti, Kapolres Brebes, AKBP Achmad Oka Mahendra, pada Senin 7 April 2025 menjelaskan, secara umum penyidikan pasti terus berjalan. Pihaknya melakukan seoptimal mungkin penanganan perkara ini agar bisa diselesaikan.

Kemarin sudah saya supervisi secara langsung tahapannya dan sudah diback up juga dari Polda Jateng. Semua kemungkinan motif dari peristiwa sedang kami dalami, memang ada beberapa kendala pengumpulan alat bukti yang belum bisa menunjukan secara terang peristiwanya," ujar Achmad Oka Mahendra.

Jebolan Akpol 2004 ini menambahkan, nanti secara detail Kasat Reskrim akan menghubungi untuk menjelaskan secara rinci, dan mohon bantuannya, kalau ada info terkait peristiwa tersebut," tambahnya.

Rasa gelisah terus menghantui keluarga almarhum Rizky dan masyarakat Desa Kalibuntu, pasalnya para terduga pelaku yang diduga jumlahnya lebih dari satu orang ini hingga kini masih misteri siapa dalang dan eksekutor yang tega dengan sengaja menghabisi nyawa pemuda tersebut.

Poengky Indarti selaku Pemerhati Kepolisian dan mantan Komisioner Kompolnas 2016-2020 dan 2020-2024, berharap Kapolres baru Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah diharapkan dapat segera menindaklanjuti penanganan kasus meninggalnya Almarhum Rizky Setiawan yang saat ini sudah memasuki bulan ke-9.

"Meninggalnya Rizky Setiawan telah menjadi perhatian publik, karena hingga saat ini (para) pelaku pembunuh Rizky masih belum terindentifikasi, padahal korban telah dibunuh dengan kejam oleh (para) pelakunya," ungkap Poengky, (27/6).

Dirinya menjelaskan, pihak Kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti, tetapi sangat disayangkan seolah (para) pelakunya sangat lihai, sehingga penyidik masih belum mengetahui siapa pelakunya.

Mantan aktivis HAM ini juga mengharapkan, Ditreskrimum Polda Jawa Tengah dapat mengambil alih lidik sidik kasus ini mengingat belum adanya tanda-tanda kemajuan lidik sidik yang signifikan.

"Saya berharap Pengawas Penyidik (Wassidik), Pengawas Internal (Itwasum dan Itwasda) serta Kompolnas secara berkala mengevaluasi kerja penyidik. Jika penyidik dibiarkan saja tanpa pengawasan, dikhawatirkan kasus ini akan jadi cold case, sehingga merugikan keluarga korban dan masyarakat," terangnya.

Dirinya menilai, keadilan bagi almarhum Rizky Setiawan sudah seharusnya menjadi perhatian serius Kapolres baru, apalagi polisi dibantu dengan scientific crime investigation sehingga lebih memudahkan penyidik dan hasilnya dapat di pertanggung jawabkan.

"Saya juga khawatir proses penyelidikan awal terkait pengumpulan barang bukti di TKP tidak maksimal dan tidak profesional karena hanya dilakukan Polsek, tanpa back up Polres dan Polda. Monggo silahkan jika Keluarga akan melaporkan ke Wassidik Bareskrim agar perkara dapat dikawal Mabes Polri dan segera terungkap pelakunya," pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih rinci terkait perkembangan kasus tewasnya Rizky Setiawan dari Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Resandro Hendriajati ketika dikonfirmasi yang bersangkutan belum merespon.(tom)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru