BATU (Realita)- Pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Lahiriyah Wisanggeni menampilkan tokoh Arjuna digelar sebagai puncak penutupan selamatan desa yang dimulai 26 Juni sampai 26 Juli 2025.
Acara ini merupakan rangkaian panjang dengan menampilkan berbagai seni budaya dan potensi desa yang ada.
Selain wayang kulit ada juga campursari yang ditampilkan untuk memberikan hiburan bagi warga Desa Pendem yang sangat antusias menyaksikan penutupan selamatan Desa yang berlangsung di Pendopo Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Sabtu (26/7/2025) malam.
Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuwono Efendi menjelaskan, pagelaran wayang ini merupakan kegiatan seni budaya yang menjadi rutinitas dan sakral yang dilaksanakan setahun sekali sedangkan untuk karnaval itu sendiri agenda dua tahun sekali.
" Harapan kami selaku Kepala Desa Pendem bersama masyarakat yang mana selamatan desa di tutup dengan pagelaran wayang kulit dengan menampilkan lakon-lakon yang bercerita tentang pemerintahan. Ini menjadi suatu bentuk pedoman masyarakat untuk menjadi pemimpinya," ujar Kades Pendem.
Selain sebagai urik urik seni budaya pihaknya juga ini menularkan kepada generasi muda seperti Karangtaruna mau pun generasi muda lainya.
" Ternyata, kita, memiliki budaya dan nilai sejarah yang agung serta tuntunan dan tatanan berkehidupan ditengah masyarakat," terangnya. (Ton)
Editor : Redaksi