PONOROGO (Realita)- Menghadapi musim kemarau yang semakin parah dan menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah, Kodim 0802/Ponorogo menyerahkan bantuan sumur dalam kepada warga Desa Tosanan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Penyerahan dilakukan langsung oleh Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Inf Dwi Soerjono, Rabu (30/07/2025).
Program ini merupakan bagian dari Manunggal Air, inisiatif TNI untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan kesulitan mengakses air bersih. Bantuan sumur dalam ini menjadi harapan baru bagi warga Desa Tosanan yang selama ini mengandalkan sumber air terbatas, terutama saat musim kemarau seperti sekarang.
"Sumur ini akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan air, baik untuk keperluan sehari-hari maupun pengairan sawah seluas dua hektare. Ini bagian dari upaya kami menjawab kesulitan warga yang terdampak kekeringan," ujar Letkol Inf Dwi Soerjono.
Selain itu, program ini juga mendukung ketahanan pangan di tengah ancaman gagal panen akibat kekurangan air.
"Manfaatnya sangat besar. Selain untuk kesejahteraan masyarakat, juga mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan," tambahnya.
Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Maju, Sahal Fanani (43), menyambut gembira bantuan tersebut. Ia mengaku, selama ini para petani terpaksa menunda masa tanam karena tidak adanya pasokan air saat kemarau.
"Kami sudah menunggu lama. Terima kasih kepada Kodim 0802/Ponorogo. Kini, meski musim kemarau, kami tetap bisa menanam padi," ucapnya.
Program sumur dalam ini bukan pertama kali dilakukan Kodim 0802/Ponorogo. Sejak tahun lalu, Kodim telah membangun sejumlah titik sumur dalam di wilayah rawan kekeringan, yang terbukti efektif membantu masyarakat menghadapi musim kering berkepanjangan. znl
Editor : Redaksi