Rotary Club dan Ruang Pasien Hadirkan Kemerdekaan Bermakna bagi Anak Istimewa

Advertorial

SURABAYA (Realita)- Suasana penuh warna dan tawa mewarnai gedung Yayasan Kanker Indonesia Cabang Koordinator Jatim, Minggu (24/8/2025). Puluhan anak disabilitas tampil percaya diri dalam perayaan kemerdekaan bertajuk “Suara Hati Anak Bangsa: Kita Semua Istimewa untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, dan Maju.”

Di balik semarak acara ini, ada kerja sama erat antara Rotary Club Surabaya Darmo, Rotary Club Surabaya Kaliasin, Rotary Club Surabaya Jembatan Merah, Rotary Club Surabaya Rungkut dan komunitas Ruang Pasien. Mereka menjadi motor utama terselenggaranya kegiatan yang menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak istimewa, mulai dari penderita cerebral palsy, down syndrome, tunarungu, tunanetra, hingga pasien kanker.

“Acara ini tidak hanya tentang lomba, tetapi tentang menghadirkan senyum bagi anak-anak. Tahun ini skalanya lebih besar, hadiahnya juga lebih beragam, termasuk uang tunai, voucher dan goodie bag,” ujar Presiden Rotary Club Surabaya Darmo, Rini Handayani.

Rini menuturkan, kegiatan ini lahir dari semangat pengabdian. Panitia sebagian besar adalah anak-anak muda—sukarelawan Ruang Pasien serta anggota Interact Club SMA Negeri 16 Surabaya binaan Rotary Club Surabaya Darmo. “Mereka adalah generasi muda yang peduli pada sesama dan punya jiwa sosial yang kuat,” tambahnya.

Tahun lalu, kegiatan ini hanya diikuti sekitar 35 anak. Kali ini jumlah peserta meningkat menjadi 50 anak dari berbagai daerah di Jawa. Bahkan, kolaborasi juga semakin luas dengan melibatkan Rotary Club Jembatan Merah, Rotary Club Kaliasin, Rotary Club Rungkut dan Ruang Pasien. 

Selain lomba menghias cupcake dan Got Talent untuk remaja disabilitas, acara juga menghadirkan talk show bersama psikolog. Diskusi ini menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menghadapi tantangan, termasuk persoalan bullying yang masih kerap dialami anak-anak istimewa.

Ruang Pasien sendiri berperan vital sebagai rumah singgah yang selama ini mendampingi pasien kanker anak dalam proses pengobatan. Kehadiran mereka dalam acara ini membuat kegiatan tidak hanya sebatas hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan penguatan mental.

“Banyak orang tua yang tahun lalu meminta acara ini kembali digelar. Mereka melihat betapa besar dampaknya terhadap kebahagiaan anak-anak,” kata Rini dengan penuh haru.

Ia berharap, kerja sama Rotary Club dan Ruang Pasien dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. “Kami ingin semakin banyak anak disabilitas dan pasien kanker yang merasakan bahwa mereka tidak sendirian. Mereka istimewa, dan layak mendapat ruang untuk bahagia,” tegasnya.

Di akhir acara, senyum merekah di wajah anak-anak dan orang tua. Bagi mereka, kemerdekaan bukan hanya perayaan simbolis, tetapi kesempatan untuk bebas berekspresi, bermimpi, dan merasa dihargai.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru