Salsa Cosmetic Tarik Produk Terkait Dugaan Pelanggaran Bahan oleh Pabrik di China

SURABAYA (Realita)– PT Alfa Viktori Familia, produsen merek kosmetik lokal Salsa Cosmetic, menarik sejumlah produk dari pasaran setelah menemukan dugaan pelanggaran bahan oleh salah satu mitra pabriknya di China.

Direktur PT Alfa Viktori Familia, Alvito Verick Fransen, menjelaskan bahwa pelanggaran terjadi setelah proses produksi massal berjalan. Padahal, seluruh sampel awal yang dikirim oleh pabrik sebelumnya telah melalui uji laboratorium internal dan independen, serta dinyatakan bebas dari bahan berbahaya.

“Kami menemukan bahwa salah satu pabrik mitra produksi kami di China telah melakukan pelanggaran serius terhadap spesifikasi bahan yang telah disepakati dan diverifikasi sebelumnya oleh tim Salsa,” ujar Alvito dalam keterangan resmi, Selasa, 4 November 2025.

Menurut Alvito, batch produk yang bermasalah meliputi: Salsa Rhapsody Amber Pro Palette dengan masa kedaluwarsa Juni dan Agustus 2025. Salsa Rhapsody Classic Pro Palette dengan masa kedaluwarsa Juni dan Oktober 2025.

Pihaknya mengklaim telah memiliki dokumentasi dan bukti lengkap atas pelanggaran tersebut, serta tengah menempuh langkah hukum terhadap pabrik yang terlibat.

Begitu temuan diketahui, perusahaan langsung menghentikan distribusi dan menarik seluruh batch terkait dari pasar. Produk yang teridentifikasi bermasalah juga telah dimusnahkan.

Langkah korektif tersebut mendapat pengawasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui Surat Penerimaan Tindakan Perbaikan dan Pencegahan Nomor T-PW/03/10.44.04.25.1308.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan konsumen, Salsa Cosmetic memastikan seluruh lini produksi barunya kini telah melalui pengawasan ketat tim quality control internal dan laboratorium tersertifikasi.

“Seluruh produk terbaru kami, termasuk seri Rhapsody, telah dikonfirmasi 100 persen aman dan sesuai regulasi BPOM,” kata Alvito.

Ia menegaskan, prinsip keamanan, transparansi, dan kejujuran terhadap konsumen menjadi prioritas utama perusahaan. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dan berterima kasih atas kepercayaan konsumen yang terus diberikan,” ujarnya.

Slogan perusahaan, kata Alvito, tetap dipegang teguh: “Aman, Jujur, Untuk Kamu.”pungkasnya.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru