JAKARTA (Realita)- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melantik dan mengambil sumpah 10 anggota komisi percepatan reformasi Polri.
Poengky Indarti selaku pemerhati Kepolisian mengucapkan selamat kepada Ketua dan anggota komisi reformasi polri.
"Pertama, saya mengucapkan selamat bertugas kepada Ketua dan seluruh anggota Komisi Reformasi Polri," ujar Mantan Komisioner Kompolnas periode 2016-2024 di Jakarta. Senin (10/11/2025).
Diirnya berharap Komisi dapat melaksanakan tugasnya dengan lancar dan sukses.
Poengky menambahkan, beliau-beliau yang ada di dalam Komisi adalah para pakar yang saya yakin dapat merumuskan kebijakan agar polri dapat melaksanakan akselerasi transformasi polri dengan sebaik-baiknya.
"Apalagi sudah ada Tim Akselerasi Transformasi Polri yang dibentuk Kapolri pasti akan membantu Komisi dalam melaksanakan tugasnya yang dibatasi waktu," ungkap Poengky.
Ia juga berharap kedepan, Polri yang profesional, humanis dan menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pelaksanaan tugas-tugasnya adalah merupakan harapan Reformasi Polri di tahun 1998.
"Semoga dengan prioritas pada perbaikan pelaksanaan Reformasi Kultural Polri, harapan masyarakat akan segera terwujud," jelasnya.
Polri yang humanis, profesional, transparan dan menghormati HAM adalah harapan seluruh masyarakat. Jangan sampai terjadi ada anggota Polri yang tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya, seperti misalnya dalam pengungkapan kasus pembunuhan terhadap Almarhum Rizky Setiawan yang sudah lebih dari setahun masih belum diketahui siapa para pelakunya.
"Ini kan sangat mengecewakan keluarga korban. Padahal, keluarga korban berhak mendapatkan keadilan dan kepastian hukum secepatnya," ucap Poengky Indarti.
Poengky juga menyampaikan agar kedepan di masyarakat tidak ada lagi,
#noviralnojustice, #percumalaporpolisi, #satuharisatuoknum yang masih menjadi kalimat serius dalam setiap aspirasi dan keluhan di kalangan publik.
"Masyarakat berharap Komisi Percepatan Reformasi Polri mampu membuat rekomendasi yang kelak dapat dilaksanakan seluruh anggota Polri untuk mengubah kebiasaan- kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang baik," pungkasnya.(Ang)
Editor : Redaksi