Geger Mayat Pria Ditemukan di Pesisir Pantai 

MALUKU (Realita)- Sekitar pukul 14:00 WIT siang jelang sore tadi, bertempat di sekitar pantai tuhiyalo Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, masyarakat negeri sepa dihebohkan dengan ditemukan sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki, Jumat 14/11/2025

Dari informasi yang diterima media ini, diketahui korban Bernama Lasamahua Waeleuru (51), Jenazah tersebut di temukan oleh salah satu warga Haidar amahoru (15) berstatus pelajar, dan dua saksi lain Bernama aldi Tihurua (13), dan Laila leipari.

Dari kronologis yang di sampaikan bahwa "Sekitar
pukul 13:30 WIT, saksi Hairdar Bersama rekannya sedang berjalan dari rumahnya di RT 03, Negeri Sepa menuju pantai tehiyalo, dengan tujuan ingin memakan kelapa muda di kebun sekitar pantai milik kakek dari Aldi Tihurua.

Namun sesampainya di TKP, Saksi melihat ke arah pantai,dilihat seperti sebuah batang kayu dan saksi kemudian mendekat ternyata yang dilihat adalah sesosok Jenazah jenis kelamin laki-laki.

Tidak berpikir banyak, setelah itu saksi membuka baju dan mengikat kaki korban menggunakan bajunya dan menari korban sampai ke arah pantai.

saksi langsung meminta dia rekannya memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat Negeri Sepa.

Saksi lain menjelaskan saat di sampaikan oleh saksi pertama untuk menarik korban, saksi Aldi merasa takut dan menghindar dan duduk saja di tepi pantai.

Informasi tersebut menyebar cepat hingga sampai ke telinga Kapolsek Amahai ipda. Pieter.J. sopacuaperu, kemudian Kapolsek langsung bergerak cepat Bersama Personel Polsek menuju TKP, tidak lama kemudian dari hasil koordinasi, Korban pun di Bawak ke RSUD Masohi guna mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan dr. arkipus pamuttu. Sp. FM, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun hasil diagnose dokter, korban meninggal dunia akibat Tenggelam dan mengakibatkan pendarahan pada kedua lubang telinga kanan dan kiri.

Sementara dari keterangan yang diterma dari keluarga korban atas nama Mis Waeleuru (27) bahwa" Terakhir melihat korban pada hari kamis tanggal 31 November 2025 sekitar pukul 18.00 Wit, pada saat itu korban sementara berjalan di pinggir jalan raya di sekitar Hutan To'tun dusun Yalahatan Negeri Tamilouw, dan keluarga korban membawa pulang korban ke rumahnya di Dusun Yalahatan, setelah itu keluarga korban tidak mengetahui keberadaan korban, dan pada hari jumaát Tanggal 14 November 2025 sekitar pukul 15.00 Wit, keluarga korban mengetahui informasi dari masyarakat Dusun Yalahatan yang melihat pemberitaan lewat media online Facebook, bahwa ternyata korban telah meninggal dunia di sekitar pantai Negeri sepa.

Posisi kroban pada saat ditemukan berada di bibir pantai dengan menggunakan Celana pendek warna hitam tanpa menggunakan baju.

Keseharian korban sering berjalan sendiri di jalan, penglihatan korban tidak jelas (Kabur), korban juga tidak menikah, korban di dusun Yalahatan tinggal Bersama dengan keponakan korban, korban tidak ada penyakit bawaan.hma

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Trump Desak Iran Akui Kekalahan

KETEGANGAN di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Gedung Putih melontarkan peringatan terbuka yang sangat keras kepada Teheran. Sekretaris Pers …