SURABAYA (Realita)— Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memperkuat komitmennya dalam pengembangan olahraga prestasi dengan meluncurkan program pembinaan mental bagi atlet muda cabang olahraga petanque. Program yang digagas tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Unesa itu menyasar peningkatan keberanian, ketahanan mental, dan kemampuan atlet dalam mengelola tekanan saat bertanding.
Dalam kancah olahraga nasional, pembinaan atlet usia muda menjadi faktor penting dalam menjaga regenerasi dan peningkatan prestasi. Petanque, yang menuntut konsentrasi dan ketepatan, dinilai membutuhkan pendekatan pembinaan mental yang lebih sistematis. Mentalitas yang rapuh—ditandai dengan rendahnya kepercayaan diri dan mudah tertekan—sering menjadi hambatan performa atlet di arena kompetitif.
Tim PKM Unesa yang beranggotakan Prof. Nurhasan, Erta, dan Hapsari Shinta menilai kesiapan psikologis tak kalah penting dari aspek teknis. Mereka merancang program yang berfokus pada penguatan mental, pengendalian emosi, serta simulasi tekanan pertandingan.
“Prestasi besar lahir dari mental yang kuat. Unesa berkomitmen membangun atlet yang bukan hanya terampil, tetapi juga tangguh dan siap bersaing di level nasional maupun internasional,” kata Prof. Nurhasan, yang akrab disapa Cak Hasan, Senin (24/11/2025).
Program pembinaan mental tersebut dilakukan dalam empat tahap: persiapan dan perencanaan, survei kebutuhan atlet, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Survei awal menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri serta kemampuan atlet dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Unesa menargetkan model pembinaan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan, baik untuk cabang petanque maupun cabang olahraga lain di lingkungan kampus maupun lembaga mitra.
Dengan penguatan aspek mental sejak dini, Cak Hasan berharap pembinaan atlet mampu mencetak generasi petanque yang tangguh dan siap menghadapi kompetisi yang semakin ketat.yudhi
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44578-unesa-kembangkan-program-pembinaan-mental-bagi-atlet-muda-petanque