SURABAYA (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa belum lama ini gelar acara Sosialisasi Program Inclusive Job Center (IJC) dan Jamsostek Mobile (JMO) di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama.
Kegiatan dengan tema “Semangat Meningkatkan Engagement dan Kolaborasi Mendukung Program Inklusif Pemerintah Kota Surabaya” ini bertujuan memperluas pemahaman mengenai ekosistem kerja inklusif sekaligus mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Acara ini dihadiri para pimpinan perusahaan, perwakilan HRD, dan PIC BPJS Ketenagakerjaan dari berbagai perusahaan peserta yang menjadi mitra strategis dalam penerapan ketenagakerjaan inklusif di lingkungan kerja. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memperkuat implementasi program IJC di tingkat perusahaan.
Acara ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro ST MT, serta Founder Kedaibilitas Academy, Andi Fuad Rachmadi, yang mengisi sesi materi mengenai pemberdayaan dan kesiapan kerja penyandang disabilitas.
Dalam kegiatan ini, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat, menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk membuka akses pasar kerja yang lebih setara bagi penyandang disabilitas melalui program Inclusive Job Center.
Dia juga memperkenalkan Portal Loker Disabilitas, platform khusus yang dikembangkan BPJS Ketenagakerjaan untuk memuat informasi lowongan kerja bagi penyandang disabilitas dan dapat diakses melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut pria yang akrab disapa Sonny ini, kehadiran portal ini merupakan langkah nyata untuk mendorong perusahaan semakin siap menerima dan memberdayakan tenaga kerja disabilitas.
“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam memasuki dunia kerja. Program IJC dan Portal Loker Disabilitas ini menjadi wujud nyata komitmen kami untuk mendukung terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif,” ujarnya.
Sonny juga menambahkan bahwa peningkatan pemanfaatan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) menjadi bagian penting dari transformasi layanan BPJS Ketenagakerjaan agar peserta semakin mudah mengakses informasi dan layanan secara digital.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap kolaborasi antara pemerintah kota, lembaga pemberdayaan disabilitas, perusahaan mitra, serta berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan program inklusif sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan berbasis digital yang telah disediakan. gan
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44609-bpjs-ketenagakerjaan-surabaya-karimunjawa-perkuat-program-inklusif