Sabtu, 16 Okt 2021 WIB

Bank Mandiri Gandeng Indra Karya Bangun Sarana Desalinasi Air Laut di Labuan Bajo Senilai Rp2,1 Miliar

Kamis, 14 Okt 2021 12:04 WIB
Bank Mandiri Gandeng Indra Karya Bangun Sarana Desalinasi Air Laut di Labuan Bajo Senilai Rp2,1 Miliar

Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN Konstruksi PT Indra Karya (Persero) mendukung pembangunan fasilitas desalinasi air laut di Labuan Bajo NTT dengan nilai bantuan mencapai sebesar Rp2,1 miliar

NTT(Realita)-Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN Konstruksi PT Indra Karya (Persero)  mendukung pembangunan fasilitas desalinasi air laut dengan nilai bantuan mencapai sebesar Rp2,1 miliar.

Nantinya, fasilitas pemisahan air laut yang terletak di sekitar Tempat Pelelangan Ikan Labuan Bajo dan akan menjadi salah satu proyek infrastruktur utama di kawasan wisata superprioritas tersebut. Pasalnya, saat ini ketersediaan air bersih yang layak konsumsi merupakan salah satu persoalan mendesak yang harus diselesaikan oleh pemerintah setempat. 

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, inisiatif kolaborasi antara Bank Mandiri dan Indra Karya ini merupakan sebuah tindakan nyata yang mengacu pada budaya kerja BUMN yaitu AKHLAK (Amanah, Kolaboratif, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) guna mewujudkan masyarakat BUMN yang kian adaptif terhadap perkembangan terkini.

“Seiring dengan semangat BUMN untuk Indonesia, kami meyakini sinergi ini akan dapat mewujudkan Labuan Bajo yang lebih maju dan sejahtera sehingga semakin menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara. Hal ini juga menjadi konsistensi Bank Mandiri dalam mendukung pembangunan Labuan Bajo yang telah dilakukan selama ini” kata Darmawan saat meresmikan fasilitas tersebut bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Dirut Indra Karya Milfan Rantawi 

Di Labuan Bajo sendiri, Bank Mandiri telah melakukan sejumlah kegiatan sosial seperti pembangunan Dermaga Pulau Rinca dengan anggaran Rp730 juta, pembangunan ruang kelas dan rumah Guru SD Papagarang dengan nilai bantuan Rp4 Miliar, pengadaan peralatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sejumlah Rp 280 Juta, serta pembangunan infrastruktur sanitasi penanggulangan COVID-19 sejumlah Rp380 juta.(arif)