MALANG— Kelompok 14 PKM-Bahari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya (UB) mengembangkan media digital dan fasilitas kebersihan di Wisata Alam Sumber Gentong, Desa Tirtomoyo. Program tersebut dilakukan untuk mendukung promosi wisata sekaligus meningkatkan kebersihan kawasan wisata.
Dalam program tersebut, mahasiswa mengembangkan website serta akun media sosial Instagram dan TikTok yang memuat informasi mengenai destinasi, daya tarik, dan aktivitas di Wisata Alam Sumber Gentong. Pengembangan media digital tersebut diharapkan dapat membantu pengelola memperkenalkan potensi wisata kepada masyarakat secara lebih luas.
Selain menyediakan media promosi, Kelompok 14 juga memberikan pendampingan kepada pengelola Wisata Alam Sumber Gentong mengenai pengelolaan media sosial.
Pendampingan yang dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) tersebut mencakup cara mengunggah foto dan video, membuat konten sederhana, serta mengelola media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendampingan Dosen Pembimbing PKM-Bahari, Lisa Nur Hidayah, S.Pi., M.Si.
Pengelola Wisata Alam Sumber Gentong, Ibu Khusnul, menyambut baik program yang dilakukan mahasiswa. Menurutnya, keberadaan website dan media sosial dapat membantu memperkenalkan Sumber Gentong kepada masyarakat di luar Desa Tirtomoyo.
“Saya sangat senang dengan program yang dibuat oleh adik-adik ini. Dengan adanya website dan media sosial ini sangat membantu saya untuk memperkenalkan Sumber Gentong kepada masyarakat di luar Desa Tirtomoyo. Saya juga senang diajari cara mengelola Instagram dan TikTok, jadi nantinya saya bisa memposting tentang Sumber Gentong,” ujar Khusnul.
Selain digitalisasi, Kelompok 14 PKM-Bahari juga melaksanakan program yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Mahasiswa membuat penyerok sampah dan menyediakan tempat sampah terpilah untuk digunakan di kawasan wisata.
Penyediaan fasilitas tersebut dilakukan untuk membantu pengelola menjaga kebersihan kawasan, khususnya dalam membersihkan aliran air. Fasilitas tempat sampah terpilah juga menjadi salah satu kebutuhan pengelola karena fasilitas sebelumnya hanyut terbawa banjir.
“Saya juga sangat terbantu dengan penyerok sampah ini karena lebih ringan sehingga memudahkan kami membersihkan aliran air. Tempat sampah terpilahnya juga sangat bermanfaat karena fasilitas sebelumnya hanyut terbawa banjir,” kata Khusnul.
Melalui dua program tersebut, Kelompok 14 PKM-Bahari berharap pengelola dapat melanjutkan pemanfaatan media digital dan fasilitas kebersihan setelah kegiatan mahasiswa berakhir. Pemanfaatan media digital diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi, sedangkan fasilitas kebersihan dapat mendukung terciptanya kawasan wisata yang lebih bersih dan nyaman.
Keberlanjutan pengelolaan menjadi bagian penting dari program tersebut agar manfaat yang diberikan mahasiswa dapat terus digunakan oleh pengelola dan masyarakat sekitar Wisata Alam Sumber Gentong.
Editor : Redaksi