SIDOARJO (Realita)- Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam Sidoarjo bertumbangan akibat keracunan menu MBG.
Mereka dilarikan ke delapan rumah sakit berbeda pada Selasa (1/9/2026) guna mendapatkan penanganan medis darurat usai mengonsumsi jatah makan siang.
Buntut insiden ini, Tim penyidik kepolisian mendadak menyisir area Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Fasilitas ini rutin memproduksi ribuan boks makanan program MBG.
Aparat keamanan memasang blokade ketat. Personel gabungan TNI dan Polri berseragam lengkap mengamankan area luar dan dalam bangunan.
Mereka melarang pihak tak berkepentingan mendekati pusat pembuatan makanan tersebut.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, terjun ke lokasi mendampingi Komandan Kodim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo. Dua petinggi keamanan daerah ini menginspeksi ruang pengolahan bahan baku makanan.
Keduanya memilih bungkam menghindari cecaran pertanyaan awak media usai keluar dari area dapur.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo masih mengunci fokus mengejar keselamatan korban keracunan MBG di Sidoarjo.
Tim investigasi terus bekerja mengumpulkan sampel makanan sisa. Kepastian pemicu insiden keracunan menunggu hasil uji mikrobiologi laboratorium terbit dalam beberapa hari ke depan.bay
Editor : Redaksi