Lagi, Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Bebas Lebih Awal

Advertorial

MADIUN (Realita) - Sebanyak 11 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun bebas lebih awal setelah mengikuti program asimilasi di rumah. Pembebasan warga binaan itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 di dalam Lapas. 

Kalpas Kelas I Madiun, Asep Sutandar mengatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 24/2021 tentang syarat dan tata cara pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat bagi narapidana dan anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Ini merupakan kesempatan yang baik untuk menjaga stabilitas penyebaran Covid 19 di Lapas, dan memberikan kesempatan mereka untuk menjalankan protokol kesehatan di rumah. Karena di dalam ini sudah sangat overcrowded," katanya, Selasa (9/11/2021).

Sementara itu seorang penerima asimilasi, Suhartini mengaku senang dengan program asimilasi tersebut. Dengan begitu ia lebih cepat menghirup udara bebas lebih awal 9 bulan yang harusnya bebas Agustus tahun 2022. 

Empat lawang dalam

"Dalam hal ini saya tidak dipungut biaya apapun alias gratis," ujarnya.

Wanita asal Madiun itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Apalagi selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas I Madiun, banyak hal yang ia dapat. mulai pembinaan spiritual, keagamaan dan bimbingan bekerja. Sehingga ketika keluar dari Lapas memiliki kemampuan yang mumpuni untuk berkontribusi positif bagi masyarakat. paw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Besok

PRESIDEN AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang bernada penuh emosi dalam unggahan di sosial medianya. Pernyataannya itu adalah mendesak Iran membuka …

Lansia Tenggelam di Sungai Haur Gading

TIM SAR Gabungan berhasil menemukan seorang wanita lanjut usia yang dilaporkan tenggelam di perairan sungai Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara …