Peringatan Hari Bumi, Sungai di Sidoarjo Masih Penuh Sampah

SIDOARJO (Realita) - Sungai di desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dipenuhi sampah. Diduga hal ini disebabkan masih banyaknya masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Kemungkinan kedua hal itu disebabkan banyak masih banyaknya desa yang tidak memaksimalkan fungsi TPS yang selama ini sudah banyak dibangun di desa-desa.

Realita.co mencoba mewawancarai beberapa narasumber, beberapa diantaranya mengaku terlalu berat dengan iuran dari desa, beberapa desa memungut sekitar Rp 20 ribu per rumah untuk operasional TPS.

"Mahal pak iurannya, kita kan punya pekarangan sendiri, ya kita bakar di pekarangan kita sendiri saja" jelas salah satu narasumber. 

Adanya tumpukan sampah di suatu lokasi belum tentu sampah di masyarakat sekitar situ banyak diantaranya merupakan sampah dari pengguna jalan yang dibuang saat malam atau dini hari" imbuh narasumber.

"Biasanya itu malam-malam ada saja yang buang sampah ke sungai, biasanya pengguna jalan" imbuh narasumber.

Selanjutnya Anas Budi Utama Nazir Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan saat dikonfirmasi Realita.co mengatakan retribusi sampah yang disetor ke kas daerah besarannya cuma Rp 2 ribu, sisanya itu dipakai untuk operasional TPS.

Sebuah preseden buruk bagi Kabupaten Sidoarjo pada peringatan hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April kemarin ternyata masih banyak sungai-sungai di Kabupaten Sidoarjo dipenuhi sampah. Hk

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Seorang Pria Paruh Baya Dibacok OTK di Mimika

MIMIKA (Realita)- Seorang pria paruh baya dibacok Orang Tidak Dikenal (OTK) di Jalan Serui Mekar, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, …