Bocah Lima Tahun Disiksa Teman Pria dari Ibu Kandungnya

PASBAR – Belum reda kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan seorang nenek di Padang, muncul lagi video dugaan penganiayaan oleh orang dewasa. Kali ini peristiwa disebutkan terjadi Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Awalnya dugaan kekerasan terhadap anak itu diunggah oleh akun Facebook Ratnawilis, Kamis (2/3/2023). Dalam unggahan tersebut dia menampilkan foto anak laki-lakinya. Mata si bocah terlihat merah, kening bengkak dan sejumlah memar membiru di bagian tubuh lainnya.

“Sehat kuberikan padamu, sakit kau berikan padaku. Aku pikir kamu manusia, rupanya serigala berbulu domba,” demikian narasi yang menyertai foto-foto tersebut.

Beredar juga video pengakuan bocah laki-laki yang diduga mengalami tindakan kekerasan tersebut. Dalam video itu, si bocah mengaku telah dianiaya oleh teman ibunya yang ia panggil Bapak saat ditinggalkan oleh ibunya yang tengah bekerja.

Dia mengaku diinjak, mata disiram dengan air sabun, punggung dipukul menggunakan tangkai sapu dan kakinya dipukul dengan sandal.
Foto dan video yang beredar tersebut dibenarkan oleh ibu korban, Ratna.

“Iya benar kejadian itu dialami anak saya,” kata Ratna saat, Jumat malam (3/3/2023).

Ia tak menyangka penganiayaan itu terjadi pada anaknya inisial F yang masih berumur lima tahun. Peristiwa itu, kata Ratna terjadi di rumah teman prianya, inisial Y, di Tamiang Jorong Saroha Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (23/2/2023).

“Jadi waktu itu saya tiba-tiba dapat panggilan kerja ke Polsek Sungai Beremas. Karena takut pulang terlalu sore, saya minta tolong antar anak ke tempat neneknya di Sungai Aur. Namun Y ini katanya bersedia menunggu saya pulang, maka anak ini dibawalah ke rumahnya,” ungkap Ratna menceritakan kronologi kejadian.

Ia melanjutkan, dirinya sempat bertanya apa yang terjadi pada anaknya. Namun Y seakan mengelak dan tak mengakui apa yang telah diperbuat terhadap anaknya.

Baca Juga: Penganiaya Anak Tiri hingga Tewas Berhasil Ditangkap

Ratna mengatakan, dugaan penganiayaan itu akhirnya dilaporkan ke Polres Pasaman Barat pada Rabu (1/3/2023).

“Saya sudah berusaha menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik, namun dia seolah tak bersalah dan berusaha lari dari tanggung jawab, maka saya lapor polisi,” pungkasnya.su

Baca Juga: Tak Kuasa Menahan Birahi, Gareng Cabuli Anak Tirinya selama 4 Tahun

Editor : Redaksi

Berita Terbaru