Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Master Meter di Tambak Dalam, Ratusan Warga bisa Nikmati Air PDAM

SURABAYA (Realita)- menyampaikan kepada Dirut PDAM bahwa seluruh wilayah di Surabaya harus teraliri air, rumah-rumah yang di Surabaya yang puluhan tahun belum teraliri maka harus teraliri air,” jelas dia.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, master meter ini adalah sebuah sistem yang memungkinkan PDAM untuk melayani pelanggan, yang secara administrasi tidak dapat dilayani Pasang Baru PDAM.

Baca Juga: PSSI Inspeksi Venue Stadion GBT dan G10N Jelang Pertandingan Piala AFF U-19 di Surabaya

“Dengan master meter ini, PDAM memastikan distribusi air yang merata dan efektif di seluruh Kota Surabaya. Selain itu, PDAM juga berkomitmen untuk memastikan kelangsungan layanan yang optimal bagi seluruh pelanggan,” kata Arief Wisnu.

Hingga saat ini, Arief Wisnu menyampaikan bahwa PDAM sudah memasang master meter di 220 titik dan tercatat total penerima manfaat sebanyak 10.266 KK. “Kalau di Tambak Dalam mencapai 500 KK, jadi selama ini mereka membeli air sebesar Rp30.000 per kubik. Dengan adanya master meter ini hanya (membayar) Rp5.000 per kubik,” ujarnya

Nantinya, PDAM akan terus melakukan monitoring terhadap pelayanan sambungan air yang berbasis komunitas melalui satu meter induk, yang kemudian didistribusikan ke rumah warga. Karenanya, PDAM akan terus berkoordinasi dengan KSM di tiap lokasi yang terpasang master meter. 

Baca Juga: Surabaya Responsif Gender, Pemkot Gelar Musrenbang Perempuan dalam Penyusunan RKPD 2025

“Fungsi KSM ini untuk memastikan para warga memakai air dengan cara yang benar, tidak dijual lagi. Air dari meter induk dialirkan khusus di wilayah KSM tersebut. Itu termonitor satu-persatu penerima manfaatnya,” tegasnya.

Arief Wisnu menerangkan jika secara administrasi, seluruh pelanggan PDAM sudah 100 persen teraliri air. Hanya saja, masih terdapat beberapa tempat yang secara administrasi tidak dapat dilayani Pasang Baru PDAM. Di tahun ini, kurang lebih terdapat lima lokasi yang akan dipasang master meter PDAM.

“Kita jemput bola, tapi tidak bisa mendeteksi satu-persatu. Maka kita selalu berkoordinasi dengan lurah dan camat, mencari lokasi yang tidak memungkinkan untuk di pasang PDAM secara reguler,” terangnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Serahkan Penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik ke Pemkot Surabaya

Sementar itu, perwakilan warga di kawasan Jalan Tambak Dalam Surabaya, Muhammad Wahyudi mengaku sangat bersyukur dengan adanya pemasangan master meter PDAM ini. Sebab selama 20 tahun, warga di kawasan Jalan Tambak dalam Surabaya, tidak dapat mengakses air bersih yang mudah dan nyaman.

“Atas terpasangnya master meter ini bagi 265 penerima manfaat, saya mewakili warga Tambak Dalam Baru dan Tambak Dalam Permai mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan PDAM karena program ini sangat dibutuhkan warga,” pungkas Muhammad Wahyudi.ys

Editor : Redaksi

Berita Terbaru