MANAUS (Realita) - Seorang pekerja dari perusahaan pihak ketiga yang meninggal dunia akibat tertimpa lempengan batu marmer, Senin pagi (3), diidentifikasi bernama Liam Campelo. Informasi awal menunjukkan bahwa ia berasal dari kotamadya Carauari, di pedalaman Amazonas, dan sedang menjalani hari kedua bekerja.
Kecelakaan itu terjadi di perusahaan Granprime, yang terletak di Avenida Nathan Xavier, lingkungan Novo Aleixo, Zona Utara Manaus.
Pengacara perusahaan marmer, Maycon Abrantes, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut menyewa pihak ketiga untuk layanan tersebut dan bahwa, selama insiden itu, karyawan tersebut sendirian, mengikuti pedoman keselamatan untuk tidak mengizinkan siapa pun mendekati lokasi selama pengiriman.
"Perusahaan outsourcing itu datang membawa produk dan salah satu karyawannya meninggal dunia, itu saja yang kami ketahui sejauh ini. Apa yang terjadi saat kejadian, kami tidak tahu pasti. Dia sendirian saat kecelakaan. Perusahaan outsourcing itu rekomendasi perusahaan adalah agar tidak ada orang di dekatnya, orang terdekat yang bisa berada adalah manajer perusahaan kami, yang memberikan instruksi di mana material harus ditempatkan, tetapi dia tidak mengawasi dengan ketat, untuk menghindari risiko kecelakaan", jelas pengacara itu.
Maycon juga menyoroti, ketika suara marmer jatuh terdengar, pekerja lain berkumpul untuk memeriksa apa yang terjadi. “Tidak ada yang tahu persis kejadiannya. Apakah karena kesalahan saat memasang plat. Yang jelas, dia bukan karyawan perusahaan kami, melainkan karyawan perusahaan outsourcing yang dikontrak untuk itu,” ungkapnya.
Layanan Perawatan Darurat Bergerak (SAMU), Polisi Militer Amazonas (PM-AM), dan Institut Medis Hukum (IML) dipanggil untuk menanggapi insiden tersebut dan mengevakuasi jenazah pekerja tersebut. Perwakilan perusahaan outsourcing juga berada di lokasi untuk memberikan klarifikasi yang diperlukan kepada polisi.tu
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-36122-karyawan-outsourcing-tewas-tertimpa-lempengan-marmer-saat-bekerja