Radio Gema Sa-Ijaan Sambut Antusias Kunjungan Industri SMKN 1 Kotabaru

Advertorial

KOTABARU (Realita) – Radio Gema Sa-Ijaan, yang berada di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru, dengan antusias menerima kunjungan industri dari siswa dan guru SMK Negeri 1 Kotabaru.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (6/2/2025) ini disambut langsung oleh Plt. Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo, Rindayani, beserta seluruh staf dan kru radio.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kebekerjaan. Dalam kunjungan ini, siswa-siswi dari Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) diajak mengenal lebih dalam dunia industri yang berkaitan dengan bidang mereka.

Ketua Program Keahlian DKV SMKN 1 Kotabaru, Mulyani, S.Pd, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan kepada siswa tentang dunia kerja sebelum mereka memasuki masa Praktik Kerja Industri (Prakerin) di kelas 12.

> “Kami memilih Diskominfo Kotabaru karena bidang ini relevan dengan jurusan DKV. Selain itu, SMKN 1 Kotabaru sudah lama menjalin kerja sama dengan Diskominfo dalam program Prakerin bagi siswa kami,” ujar Mulyani.

Menurutnya, kunjungan ini diikuti oleh 44 siswa kelas 11, didampingi oleh Wakil Kepala Seksi Humas SMKN 1 Kotabaru Diah Syafitri, SE, serta lima guru produktif DKV.

Plt. Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo, Rindayani, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi siswa dalam memahami dunia kerja.
“Kami sangat senang menerima kunjungan ini. Selain mempererat kerja sama antara Diskominfo dan SMK, kami berharap kunjungan ini bisa menambah wawasan siswa mengenai industri komunikasi dan penyiaran,” ungkapnya.

Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan kepada kru Radio Gema Sa-Ijaan, terutama mengenai proses penyiaran dan komunikasi publik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMKN 1 Kotabaru semakin siap menghadapi dunia kerja dan memiliki gambaran nyata tentang industri komunikasi dan penyiaran.hai

Editor : Redaksi

Berita Terbaru