Partisipasi BPJS Ketenagakerjaan Dalam Mudik Bareng Pemprov Jatim

Advertorial

SURABAYA (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) turut berpartisipasi dalam program mudik bareng gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) menjelang lebaran kemarin.

Dari 102 bus yang diberangkatkan pada (29/3/2025) pagi, BPJS Ketenagakerjaan juga berpartisipasi dalam menyediakan armada tersebut. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menjamin perlindungan jaminan sosial seluruh sopir beserta awak bus tersebut

Karena itu, sebelum keberangkatan para pemudik bareng ini dilepas di depan Kantor Dishub Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada perwakilan awak bus.

Saat menyerahkan itu, Gubernur Khofifah didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo, di samping juga di antaranya Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda Guguk Heru Triyoko.

Khofifah mengatakan, mudik bareng gratis ini merupakan agenda tahunan yang rutin digelar dengan tujuan untuk mencegah peningkatan kecelakaan lalu lintas selama masa mudik lebaran.

Tidak hanya menekan angka kecelakaan, program mudik gratis ini juga menjadi strategi mengurai titik kemacetan. Sebab, para pemudik yang biasanya memakai kendaraan pribadi, kini beralih ke transportasi gratis.

Hadi Purnomo mengatakan, partisipasi BPJS Ketenagakerjaan dalam mudik bareng gratis yang diselenggarakan Pemprov Jatim ini tak lain sebagai bentuk sinergitas antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemprov Jatim yang sudah terjalin selama ini.

"Selama ini kami (BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jatim) telah bekerja sama untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan masyarakat pekerja Jawa Timur, dan kali ini kami bekerja sama untuk mensukseskan program mudik bareng gratis ini," ujar Hadi.

Kajari tj perak dalam

Dikemukakan, bentuk support BPJS Ketenagakerjaan dalam mensukseskan mudik gratis bersama Pemprov Jatim ini diantaranya memberi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap seluruh awak bus yang terdiri dari sopir, kernet, dan kondektur.

"Perlindungan ini untuk jaga-jaga, kalau terjadi resiko mereka juga dapat jaminan sosial dari negara," jelasnya.

Guguk Heru Triyoko selalu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda menambahkan, semoga dengan adanya kegiatan mudik gratis ini mereka merasa aman, nyaman dan tidak ada rasa ketakutan apabila terjadi risiko.

"Semoga perlindungan ini dapat terus berlanjut pada sanak saudara, teman-teman dan rekan kerja yang bekerja di moda transportasi lainnya agar bisa terlindungi BPJS Ketenagakerjaan," lanjut Guguk.

Total sebanyak 4.008 orang pemudik yang diberangkatkan dengan menggunakan 102 armada bus dengan tujuan Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Pacitan, Jember, Malang, Blitar, Banyuwangi, Jember, Situbondo, Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro. gan

 

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru

Merokok sambil Isi Bensin, Fatal Jadinya

URLA (Realita)- Saat dilarang merokok, pemuda itu marah… mencoba membakar pom bensin, dua tersangka ditangkap. India Di daerah Urla, Raipur, Chhattisgarh, s …

Truk Angkut Gas Cair Meledak, 4 Tewas

SEBUAH truk yang membawa gas cair meledak pada hari Kamis di jalan raya utama di Santiago, Chili, menyebabkan empat orang tewas dan setidaknya 16 orang …

Bus Tiba-Tiba Terbakar, Sopir Kritis

VERON (Realita)- Pengemudi bus berhasil diidentifikasi setelah menderita luka bakar tingkat tiga dalam kebakaran kendaraan di Verón, Republik Dominika. Pria …