DEPOK (Realita) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kota Depok yang terletak di kawasan Grand Depok City (GDC), Jumat (11/7/2025).
Sidak ini dilakukan secara spontan saat Bima Arya tengah dalam perjalanan dari Universitas Gunadarma menuju kantor Kementerian Dalam Negeri.
Menariknya, Bima Arya memilih menggunakan moda transportasi umum yaitu kereta dan angkot, demi merasakan langsung dinamika masyarakat kota.
Kunjungan ini bertujuan memberikan apresiasi terhadap kecepatan dan ketanggapan layanan Damkar Kota Depok yang dikenal masyarakat sebagai "gercep" alias gerak cepat.
“Saya banyak mendengar cerita Damkar Depok yang luar biasa sigapnya. Karena itu saya ingin datang langsung, menyemangati, dan memberi apresiasi kepada tim yang selama ini sangat diandalkan warga,” ujar Bima Arya di sela kunjungannya.
Menurut Bima Arya, kehadiran Damkar Depok tidak hanya penting dalam konteks kedaruratan seperti kebakaran atau penyelamatan.
Akan tetapi juga menjadi kanal sosial yang dipercaya warga untuk menyampaikan curahan hati (curhat).
Bima Arya menyoroti fakta bahwa petugas Damkar sering menerima panggilan aduan yang tidak terkait langsung dengan fungsi utama mereka.
Misalnya, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan konflik keluarga lainnya yang justru menjadi “keluhan” masyarakat via jalur darurat.
“Ini menunjukkan besarnya kepercayaan publik. Namun jangan sampai justru menutup jalur komunikasi darurat lain. Maka dari itu, penting juga memikirkan kanal konseling sosial yang bisa diakses masyarakat,” ujar Bima Arya
Oleh karena itu, Bima arya menitipkan pesan kepada Pemerintah Kota Depok agar membangun sistem konseling terintegrasi untuk menampung kebutuhan sosial warga secara profesional dan terarah.
Dalam sidaknya, Bima Arya tidak hanya mendengarkan laporan, tetapi juga melakukan uji coba langsung terhadap sistem darurat yang dimiliki Damkar Kota Depok.
“Saya coba telepon langsung ke jalur aduan, sambungan cepat, dan langsung ditangani. Petugas juga sigap saat saya minta simulasi. Ini bukti sistemnya berjalan baik dan respons petugas memuaskan,” jelas Bima Arya.
Menurut Bima Arya, kunjungan ini juga merupakan bagian dari penugasan Kementerian Dalam Negeri untuk menjajaki konsep emergency service one stop, yaitu layanan darurat terpadu yang dikembangkan di beberapa kota besar Indonesia.
“Layanan tanggap darurat yang terkoordinasi, cepat, dan terintegrasi sangat dibutuhkan masyarakat. Ini akan jadi arah pengembangan kota-kota ke depan,” kata Bima Arya.
Disisi lain, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang turut mendampingi Wamendagri dalam sidak tersebut, menyampaikan rasa terimakasihnya atas kunjungan Bima Arya.
“Ini adalah kehormatan dan juga momen penting bagi kami untuk introspeksi dan memperkuat layanan. Beliau melihat langsung kesiapan armada, kelengkapan sarana, dan respons tim kami. Insya Allah semua arahan dan masukan akan segera kami tindak lanjuti,” tutur Chandra. Hry
Editor : Redaksi