Anggaran Mamin Satpol PP Cilegon Dinilai Tak Efisien, Kasatpol juga Bingung

CILEGON (Realita)– Alokasi anggaran untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon menuai sorotan tajam. Dalam penelusuran data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang dilakukan tim jurnalis Realita.co pada Minggu (27/7/2025), ditemukan bahwa sebagian besar anggaran instansi tersebut didominasi oleh kebutuhan makan dan minum (mamin). Bukan pada penguatan program prioritas daerah.

Menanggapi temuan ini, Aktivis Kota Cilegon, Cecep, menyatakan keprihatinannya terhadap pola penggunaan anggaran tersebut.

“Sangat disayangkan. Seharusnya anggaran difokuskan untuk mendukung program kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mensejahterakan masyarakat, bukan malah overload di kebutuhan mamin,” tegas Cecep.

Cecep menambahkan, dalam tata kelola pemerintahan yang baik, efisiensi menjadi kunci. Efisiensi ini mencakup pemanfaatan sumber daya seperti waktu, tenaga, dan biaya secara optimal agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

“Prinsip efisiensi itu penting. Dengan anggaran sebesar itu, harusnya ada dampak langsung ke masyarakat. Bappeda dan Satpol PP semestinya lebih peka dan cermat dalam menyusun alokasi anggaran,” ujarnya.

Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan oleh wartawan Realita.co kepada Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Satpol PP Kota Cilegon, Tunggul, melalui pesan WhatsApp, dirinya juga mengaku heran dengan besarnya anggaran yang tertera untuk kebutuhan mamin tersebut.

“Total anggaran Satpol PP itu kurang lebih Rp22 miliar, Kang. Makanya saya juga bingung, kok anggaran makan minum bisa lebih,” jawab Tunggul singkat, Minggu (27/7/2025).fauzi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru