MADIUN (Realita) – PDI Perjuangan tengah mempersiapkan agenda besar berupa pergantian kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) secara serentak di seluruh Indonesia.
Di Kabupaten Madiun, tahap penjaringan resmi ditutup dengan mencatat 13 kader terbaik yang masuk dalam bursa calon Ketua DPC.
Berdasarkan hasil usulan dari pengurus anak cabang (PAC) serta elemen struktural partai lainnya, Fery Sudarsono menjadi nama terkuat dengan memperoleh dukungan penuh dari 13 PAC. Disusul Budi Wahono yang mengantongi 7 dukungan. Sementara itu, Suprapto, Anang Dwi Sujatno, dan Prastyo Budi Utomo masing-masing mendapat 4 dukungan.
Persaingan juga diramaikan oleh Rudy Triswahono dan Samiati yang sama-sama mengantongi 3 dukungan, kemudian Pardi Wibowo dengan 2 dukungan. Adapun lima nama lainnya—Erna Dwi Sulistyowati, Suyanto, Wahyu Supriyatin, Novi Ariani, dan Indah Raraswati—masing-masing hanya memperoleh 1 dukungan.
Meski dukungan dari PAC menjadi indikator awal, hal itu bukan penentu mutlak. Keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Proses seleksi akan dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari fit and proper test, psikotes, wawancara mendalam, hingga evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya.
“Semua kader memiliki peluang yang sama. Penilaiannya jelas, mulai dari hasil evaluasi, monitoring, hingga tes yang dilakukan langsung oleh tim DPP dan DPD. Proses ini tidak bisa dinegosiasikan,” tegas Budi Wahono, salah satu kandidat, Rabu (10/9/2025).
Politisi senior yang telah mengabdi di PDIP lebih dari 25 tahun tersebut menegaskan siap menerima apapun keputusan partai. Ia juga menceritakan perjalanan politiknya yang dimulai dari pengurus ranting, kemudian naik ke PAC, hingga kini aktif di jajaran DPC.
Di legislatif, Budi tercatat sudah tiga periode duduk di kursi DPRD Kabupaten Madiun. Kariernya dimulai dari anggota Komisi A dan B, lalu dipercaya memimpin Komisi C, dan saat ini menjabat di Komisi D sekaligus Ketua Fraksi PDIP.
“Dukungan yang saya terima adalah aspirasi murni dari akar rumput. Namun bagi saya, yang terpenting adalah menjaga marwah partai. Semua nama yang diusulkan tetap memiliki peluang yang sama untuk dipercaya DPP,” pungkasnya.yat
Editor : Redaksi