PONOROGO (Realita)- Pelatihan Kursus Mahir Dasar (KMD) ranting Saka Bakti Husada yang dilakukan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ponorogo resmi ditutup.
Penutupan kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 74 peserta di kawasan Camping Ground and Edu Park, Jolo Tundo Kabupaten Nganjuk di lakukan langsung oleh Ketua Majelis Pertimbangan Cabang (KaMabicap) Gerakan Pramuka Ponorogo Sugiri Sancoko dan Kertua Kwatir Cabang (Kwarcab) Ponorogo Lisdyarita, Senin (22/09/2025) malam.
Pelatihan KDM Saka Bakti Husada ini mayoritas diikuti kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan di lingkup Dinas Kesehatan Ponorogo. KDM sendiri merupakan pelatihan bagi calon pembina dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktik untuk membimbing dan mengembangkan peserta didik Pramuka.
Kamabicap Gerakan Pramuka Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, pelatihan ini diharapan bukan hanya sebagai acara seremonial saja, namun langka nyata dalam membentuk kaderisasi pramuka di semua jenjang, termasuk yang ada di lingkup pemerintahan.
" Pembina yang berkualitas, berkarakter itu yang kami harapkan dari kegiatan ini. Sehingga nanti setelah kembali ke institusinya dan satuan kerjanya mereka tetap mampu mengelola kegiatan kepramukaan secara menarik dan berdampak positif bagi generasi muda. Khususnya untuk Saka Bakti Husada," ujar Bupati Ponorogo ini.
Sementara itu, Majelis Pembimbing Satuan Karya (MaBisaka ) Bakti Husada Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti mengungkapkan, dalam pelatihan KMD ini puluhan peserta mendapatkan pembekalan berupa materi dasar kepramukaan, teknik membina, organisasi, administrasi, serta praktik langsung dalam kegiatan kepramukaan.
" Dari pelatihan ini dari 74 peserta, ada 72 peserta yang lolos murni dan 2 peserta lolos bersyarat. Kedepan kami targetkan untuk semua peserta ini bisa ikut KML (Kusus Mahir Lanjutan)," pungkas Kepala Dinas Kesehatan ini. znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-42769-tutup-kmd-saka-bakti-husada-kamabicap-ponorogo-momentum-penguatan-sdm