MADIUN (Realita) - Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Madiun. Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.M., terpilih sebagai satu-satunya kepala daerah dari Provinsi Jawa Timur yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Kursus bergengsi tersebut diikuti oleh 25 kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia, terdiri atas 16 bupati dan 9 wali kota. Padahal, peserta potensial berasal dari 516 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Madiun, Soedjiono, menyampaikan rasa syukurnya atas terpilihnya Bupati Madiun dalam program strategis nasional tersebut.
“Alhamdulillah, dari 516 kabupaten dan kota di Indonesia, hanya 25 kepala daerah yang terpilih. Dan Bupati Madiun menjadi satu-satunya kepala daerah dari Provinsi Jawa Timur yang berkesempatan mengikuti KPPD Lemhannas tahun ini,” ujar Soedjiono, Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, kegiatan KPPD Angkatan II Tahun 2025 dimulai pada Rabu, 5 November 2025, dan akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Menariknya, program ini diselenggarakan di dua negara, yakni Indonesia dan Singapura.
Selain itu, para peserta akan terlebih dahulu menjalani pembekalan intensif di Lemhannas RI, Jakarta, selama lima hari, dengan materi yang mencakup strategi ketahanan nasional, kepemimpinan daerah, tata kelola pemerintahan, serta penguatan karakter kebangsaan.
Selanjutnya, rombongan kepala daerah akan melanjutkan program ke Singapura selama sekitar satu pekan, guna mempelajari praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan modern, inovasi pelayanan publik, serta pembangunan berkelanjutan.
“Setelah menyelesaikan program di Singapura, seluruh kepala daerah akan kembali ke Jakarta untuk mempresentasikan rencana aksi (action plan) yang akan diterapkan di daerah masing-masing,” jelas Soedjiono.
Ia juga menambahkan bahwa, terpilihnya Bupati Hari Wuryanto dalam program tersebut merupakan pengakuan nyata atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kabupaten Madiun dalam membangun daerah yang berdaya saing tinggi, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan.
“Keterpilihan Bapak Bupati bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi cerminan dari keberhasilan Pemkab Madiun dalam mengelola pemerintahan dan pelayanan publik. Ini bentuk pengakuan dari pemerintah pusat atas komitmen beliau dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya.
Program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) sendiri merupakan salah satu agenda strategis Lemhannas RI yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, serta kapasitas kepemimpinan para kepala daerah agar mampu menjawab tantangan global dan memperkuat pembangunan di daerah masing-masing.yat
Editor : Redaksi