Sebuah insiden yang mengerikan telah mengguncang kota Guaimaro, Provinsi Camagüey dimana seorang wanita yang di identifikasi sebagai Deisi Peña Jiménez dan ibunya menjadi korban serangan menggunakan parang secara brutal, yang diduga dilakukan oleh mantan suami Deisi.
Menurut para saksi, insiden itu terjadi saat listrik padam di malam hari. Sebagaimana dilaporkan oleh "Nio Reportando Un Crimen" di profil Facebook-nya, pelaku masuk ke rumah yang terletak di Jalan Flores, antara Iris dan Unión, dan menyerang kedua perempuan tersebut dengan brutal. Para tetangga, yang terkejut mendengar teriakan tersebut, berhasil menangkap pelaku dan menyerahkannya kepada pihak berwenang.
Para korban dibawa ke Provinsi Las Tunas, di mana mereka masih dalam kondisi kritis. Deisi Peña Jiménez mengalami beberapa kali serangan jantung akibat kehilangan darah dan trauma; dokter telah berhasil menstabilkannya untuk sementara, tetapi kondisinya masih sangat rentan.
Kedua putranya, yang satu berusia 21 tahun dan yang lainnya masih di bawah umur, menyaksikan seluruh kejadian; keduanya bukan putra pelaku. Keduanya menerima perawatan dan dukungan psikologis dalam menghadapi kejadian traumatis tersebut.
Peristiwa ini menggarisbawahi perlunya mekanisme perlindungan dan pencegahan bagi perempuan di Kuba dalam situasi kekerasan, serta implementasi mendesak Undang-Undang Komprehensif Anti Kekerasan Berbasis Gender di Kuba, sebuah tuntutan yang telah lama disuarakan oleh para aktivis dan organisasi independen.ran
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44361-pria-serang-mantan-istri-dan-mertua-hingga-tewas