GRESIK (Realita) - Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) memadati halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Selasa (25/11/2025).
Kedatangan mereka (buruh) untuk menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya rekomendasi kenaikan UMK 8,5–10%, penguatan program Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menindak pelanggaran hak normatif, sekaligus menyiapkan anggaran operasional tahun 2026.
Tak hanya itu, pemerintah juga diminta hadir membantu perusahaan yang berpotensi pailit demi mencegah PHK massal dan prioritas bagi SDM lokal dalam proses perekrutan tenaga kerja, termasuk KEK JIIPE, serta perbaikan layanan UHC serta penyelarasan komunikasi terkait prosedur Laporan Polisi (LP) Laka Lantas bagi pekerja.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyambut positif aspirasi tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim investasi tetap stabil, sekaligus memastikan hak dan kesejahteraan buruh tetap diperhatikan.
"Saya perintahkan Disnaker menindak perusahaan pelanggar hak normatif melalui URC," kata Fandi Akhmad Yani usai melakukan dengan perwakilan buruh dan menemui ratusan pengunjuk rasa yang sudah menunggu di depan kantornya, didampingi Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, Zainul Arifin, serta Wakapolres Gresik, Kompol Shabda Purusha Putra, Selasa (25/11/2025).
"Pemkab menolak praktik pelanggaran hak normatif dan siap terlibat mencegah PHK akibat kepailitan perusahaan. Kemudian untuk anggaran URC Tahun 2026 akan ditanggung penuh oleh DPRD Gresik, dan komitmen penyerapan tenaga kerja lokal serta peningkatan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, serta yang terakhir pemkab juga akan mengupayakan rekomendasi agar kewenangan; pengawasan ketenagakerjaan dikembalikan ke Kabupaten/Kota," paparnya.
Usai mendengar penjelasan tersebut, massa aksi dengan tertib membubarkan diri dengan pengawalan anggota Polres Gresik.
Reporter : M. Yusuf Al Ghoni
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44616-bupati-gresik-jawab-tuntutan-ratusan-buruh-yang-datangi-kantornya