GRESIK (Realita)– Momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026 diperingati dengan cara berbeda oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM).
Tidak hanya berfokus pada keselamatan kerja, UIT JBM juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan pembagian pupuk kompos kepada warga Kelurahan Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Kegiatan ini menjadi istimewa karena pupuk kompos yang dibagikan merupakan produk unggulan Rumah Pupuk Kompos Terpadu yang berada di Gardu Induk (GI) Tandes. Rumah Pupuk Kompos Terpadu tersebut merupakan inisiatif para pegawai GI Tandes sebagai wujud nyata dukungan PLN terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik.
Inovasi lingkungan ini bahkan telah menarik perhatian berbagai pemangku kepentingan dan secara resmi diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, pada 9 Desember 2025 lalu.
Dalam kegiatan ini, PLN UIT JBM melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Gresik menyalurkan sebanyak 122 paket pupuk kompos dengan berat masing-masing 2 kilogram. Dengan demikian, total pupuk kompos yang didistribusikan kepada masyarakat mencapai 244 kilogram.
Pupuk kompos tersebut selanjutnya akan diolah dan dicampurkan dengan tanah untuk digunakan sebagai media tanam bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Bibit TOGA ini kemudian akan didistribusikan ke seluruh Dasa Wisma atau Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kelurahan Segoromadu. Program ini sejalan dengan kebijakan Kecamatan Kebomas yang mendorong setiap RT memiliki kebun atau pekarangan TOGA sebagai upaya peningkatan kesehatan keluarga sekaligus pemanfaatan lahan lingkungan.
General Manajer PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi budaya K3 yang holistik, tidak hanya terbatas pada aspek keselamatan kerja, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Melalui momentum Bulan K3 Nasional Tahun 2026, UIT JBM berkomitmen untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat. Pupuk kompos ini merupakan hasil pengolahan limbah organik yang kami kelola secara berkelanjutan. Harapannya, program ini dapat mendukung ketahanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara PLN dan lingkungan sekitar,” ujar Ika.
Sementara itu, Lurah Segoromadu, Eko Wahyudi, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh PLN UIT JBM terhadap program tanaman TOGA di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIT JBM atas bantuan pupuk kompos ini. Program tanaman TOGA merupakan program unggulan Kecamatan Kebomas yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dengan adanya pupuk kompos ini, kami optimistis setiap RT di Kelurahan Segoromadu dapat mengembangkan kebun TOGA yang bermanfaat bagi kesehatan warga,” ungkap Eko.
Melalui kegiatan ini, PLN UIT JBM berharap dapat terus berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat yang bermukim di sekitar aset penyaluran tenaga listrik. Ty
Editor : Redaksi