Viral di Medsos! RS Masmitra Diduga Tolak Pasien Kritis, BPJS Ga Aktif dan Gak Punya DP?

BEKASI (Realita)-Viral di sebuah media sosial, khususnya platform tiktok terkait dugaan penolakan pasien di salah satu rumah sakit swasta wilayah Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Dalam rekaman video yang diunggah akun @Tommobilindo, telah ditonton sebanyak 2000 lebih, 527 komentar, dan dibagikan 757. Video tersebut merekam kejadian mengejutkan di RS Masmitra, kawasan Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi. Dimana pihak rumah sakit diduga menolak memberikan penanganan medis kepada pasien yang sedang dalam kondisi darurat (pingsan).

Dalam video tersebut, terdengar jelas kekecewaan dan kemarahan dari kerabat pasien yang menceritakan kronologi kejadian. Pria dalam video itu mengaku baru saja mengantar temannya yang pingsan dan seharusnya langsung ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD). Namun, alih-alih mendapat pertolongan, permintaan penanganan dan rawat inap justru ditolak mentah-mentah oleh pihak administrasi dengan satu syarat mutlak, harus membayar uang muka sebesar Rp1.000.000 tunai saat itu juga.

“Saya lagi di Rumah Sakit Masmitra Jati Makmur Pondok Gede. Tadi saya mengantarkan teman saya yang pingsan masuk ke UGD, tapi kata adminnya harus membayar uang satu juta baru bisa dirawat. Jika tidak bayar satu juta, tidak bisa dirawat meskipun di UGD dan meskipun nyawanya terancam,” ujar pria dalam video tersebut yang juga mengaku sebagai kerabat si pasien.

Laki-laki paruh baya tersebut, menilai tindakan ini sangat kejam dan jelas mengabaikan hak dasar warga atas pelayanan kesehatan. Pembayaran di muka di saat kondisi pasien kritis dan nyawanya terancam dinilai tidak masuk akal, serta membuktikan rumah sakit tersebut lebih mendahulukan keuntungan materi dibandingkan keselamatan nyawa manusia. Karena penjelasan petugas dianggap tidak fleksibel, tidak manusiawi, dan mempersulit keadaan, kejadian ini pun langsung direkam dan disebarkan ke publik.

Dikutip dalam rekaman video tersebut dan terlihat jelas sang pria yang mengaku kerabat sang pasien, sedang berada di loket pendaftaran pasien Rumah Sakit Masmitra banyak komentar dari sejumlah warganet, salah satunya @akun mmh upi, 

"Kata KDM Org sakit harus diutamakan," tulis akun tersebut.

Begitu juga komentar dari @akun BundaHHJ

"Maaf pak setau saya semua RS swasta begitu, KL rawat inap harus ada deposit," tulisnya.

Memicu gelombang kecaman keras dari warga net. Masyarakat mempertanyakan integritas fasilitas kesehatan tersebut, mengingat prinsip utama pelayanan medis dan UGD adalah pertolongan pertama tanpa syarat, bukan mengutamakan urusan administrasi atau pembayaran. Publik menilai RS Masmitra telah melanggar standar etika dan aturan pelayanan kesehatan yang berlaku.

Realita.co mencoba mengkonfirmasi ke pihak manajemen melalui via email maupun pesan singkat Manajemen Rumah Sakit (RS) Masmitra terkait insiden yang terjadi dan tersebar luas di platform media sosial, sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak manajemen.(Ang)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru