Mahasiswa Tuding Pemerintahan Prabowo-Gibran Gagal

JAKARTA (Realita)- Ratusan mahasiswa BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) menyuarakan penolakan terhadap program MBG.

Aksi tersebut digelar di dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026) siang.

Dari atas mobil komando, sejumlah orator menyerukan berbagai tuntutan.

Salah satunya penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Massa juga menyanyikan lagu yang menyebut pemerintahan Prabowo-Gibran telah gagal.

Dalam orasinya, salah satu orator bahkan melontarkan kritik keras terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai Prabowo tidak mampu mengatasi persoalan ekonomi masyarakat.

“Prabowo Subiato sama sekali tidak bisa mengatasi permasalahan ekonominya rakyat Indonesia,” ujar orator.

Orator tersebut juga menuding kebijakan pemerintah hanya menguntungkan kelompok tertentu.

“Prabowo Subiato menggunakan petani di pedesaan untuk mendapatkan keuntungan berlimpah yang dipergunakan oleh tuan tanah-tuan tanah besar yang ada di pedesaan,” katanya.

Tak hanya itu, Prabowo juga dituding merugikan buruh di sektor industri.

“Prabowo merampok buruh di pabrik-pabrik dengan berbagai skema rampasan upah, kenaikan pajak, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Dalam orasinya, orator juga melontarkan pernyataan bernada keras terhadap pidato-pidato Presiden Prabowo.

“Apapun yang keluar dari mulutnya dalam pidato-pidatonya adalah sampah yang harus masuk keranjang sampah,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat massa menyuarakan berbagai kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Aksi BEM UI dan FMN kemudian berlangsung di tengah pengamanan aparat di kawasan Bundaran HI.beb

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru