SURABAYA – Biznet mempercepat pengembangan infrastruktur digital di Jawa Timur dengan memperluas jangkauan jaringan internet, termasuk menargetkan Pulau Madura sebagai wilayah pengembangan berikutnya. Memasuki usia ke-26 tahun pada 7 Oktober 2026, perusahaan telekomunikasi ini membidik pertumbuhan jaringan dan pelanggan baru di Jawa Timur sebesar 30 persen setiap tahun.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Biznet untuk memperluas akses internet berkualitas sekaligus mengurangi kesenjangan digital di Indonesia. Penguatan jaringan fiber optik darat dan bawah laut menjadi strategi utama untuk menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Senior Manager East 2 Jawa Timur Biznet, Andhika Martha mengatakan perjalanan Biznet selama 26 tahun tidak sekadar berfokus pada pembangunan jaringan, tetapi juga pengembangan inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan dan masyarakat.
Menurutnya, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan penting bagi Biznet. Saat ini, jaringan perusahaan tersebut telah menjangkau sekitar 200 ribu homepass di Jawa Timur, dengan Surabaya sebagai pasar terbesar.
Hampir seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur telah terjangkau jaringan Biznet. Namun, masih ada wilayah yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut, terutama Magetan dan Madura.
Madura menjadi salah satu target utama ekspansi pada 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Biznet tengah membangun Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2), jaringan kabel fiber optik bawah laut yang dirancang menghubungkan Banjarmasin di Kalimantan, Sumenep di Pulau Madura, serta Buleleng di Bali.
Andhika menjelaskan, pengembangan BNCS-2 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas, kecepatan, dan kualitas konektivitas di wilayah yang dilalui jaringan tersebut.
“Untuk wilayah Madura, rencananya jaringan kabel bawah laut ini akan ditarik dari Gresik ke Pulau Bawean, dan dari Bawean akan ditarik lagi ke Dungkek, ujung Kabupaten Sumenep. Sementara untuk Magetan, masih dalam tahap survei karena kendala perizinan, namun harapannya secepatnya bisa tersambung,” ungkap Andhika saat kegiatan Biznet 26th Anniversary di Surabaya, Kamis (22/10/2026).
Pengembangan jaringan bawah laut tersebut melanjutkan upaya Biznet membangun konektivitas antarpulau secara mandiri. Sejak 2024, Biznet Nusantara Cable System (BNCS) telah dibangun, dimiliki, dan dioperasikan sendiri oleh Biznet untuk memperkuat jaringan fiber optik nasional.
Secara nasional, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, hingga Flores. Infrastruktur tersebut didukung lebih dari 3 juta homepass dan lebih dari 300 kantor cabang.
Di Jawa Timur, target pertumbuhan jaringan dan pelanggan baru sebesar 30 persen per tahun menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Biznet. Perluasan jaringan diharapkan dapat membuka akses internet yang lebih baik bagi rumah tangga, pelaku usaha, hingga sektor pendidikan.
Selain memperluas jaringan internet, Biznet mulai memperkuat infrastruktur untuk menghadapi meningkatnya kebutuhan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Kebutuhan tersebut sejalan dengan semakin luasnya pemanfaatan AI dalam aktivitas kerja dan bisnis. Berdasarkan PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah menggunakan AI dalam 12 bulan terakhir. Sementara itu, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72 persen pada 2026.
Menjawab perkembangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali yang disebut sebagai pusat data siap AI (AI-Ready Data Center) pertama milik perusahaan.
Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi AI melalui kapasitas listrik yang lebih besar untuk server, sistem pendingin cair (liquid cooling) hingga 145 kW per rak, konektivitas andal, serta laboratorium pengembangan AI.
Andhika menilai, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting agar pemanfaatan teknologi AI dapat berjalan optimal. Dengan dukungan pusat data dan jaringan yang memadai, pelanggan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta memanfaatkan peluang ekonomi digital.
“Untuk itu, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali, AI-Ready Data Center pertama milik Biznet. Data Center ini memiliki kapasitas listrik jauh lebih besar untuk server AI, dengan sistem pendingin cair hingga 145 kW per rak dan konektivitas andal, lengkap dengan laboratorium pengembangan AI. Infrastruktur ini menjadi fondasi untuk menghadapi era digital berbasis kecerdasan buatan agar pelanggan bisa memaksimalkan produktivitas,” pungkasnya.
Komitmen pemerataan akses digital juga diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Regional Manager Surabaya Biznet, Adil Perkasa, menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan upaya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama di sekitar fasilitas jaringan perusahaan.
Pada 2026, Biznet memberikan layanan internet gratis kepada lebih dari 300 kepala keluarga (KK) yang tinggal di sekitar area Biznet MarinePOP, yakni lokasi pendaratan kabel bawah laut milik perusahaan.
Salah satu lokasi program tersebut berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Program serupa juga dilaksanakan di Jembrana, Serang, dan Karawang.
Adil menegaskan, akses internet tidak hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga kesempatan masyarakat untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan usaha, mengakses informasi, dan meningkatkan kualitas hidup.
“Bagi kami konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang,” ujar Adil.
Di sisi layanan, Biznet turut mengembangkan MyBiznet App dengan dukungan teknologi AI. Pembaruan ini ditujukan untuk membuat layanan lebih cepat, responsif, dan personal sehingga pelanggan dapat memperoleh pengalaman yang lebih baik.
Dalam rangka memperingati 26 tahun perjalanan perusahaan, Biznet juga menghadirkan program Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Metronet.
Beragam hadiah disiapkan, mulai dari Apple Watch, iPad, PlayStation 5, voucher Rimba by AYANA Bali, MacBook, hingga hadiah utama berupa emas seberat 10 gram, 25 gram, dan 100 gram.
Khusus selama Oktober 2026, pelanggan Biznet Home juga memperoleh peningkatan bandwidth menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan.
Melalui ekspansi jaringan, pengembangan pusat data AI, program internet gratis, dan peningkatan layanan pelanggan, Biznet berupaya memperkuat posisinya dalam mendukung transformasi digital Indonesia.
Bagi Jawa Timur, perluasan jaringan hingga wilayah yang belum terjangkau secara optimal menjadi salah satu pekerjaan penting ke depan. Target pertumbuhan 30 persen per tahun sekaligus menjadi tolok ukur bagi Biznet untuk memperluas akses internet dan menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat yang terus meningkat. tyan
Editor : Redaksi