JAKARTA (Realita)- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendukung penuh program Bedah Rumah yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dukungan tersebut diwujudkan dengan memastikan tanah masyarakat penerima manfaat memiliki kepastian hukum melalui sertipikasi gratis.
Hal itu disampaikan Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, saat bersama Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau lokasi hasil program Bedah Rumah di Kelurahan Klender, Jakarta Timur, Minggu (1/11/2026). Keduanya mengunjungi tiga rumah warga di tiga lokasi berbeda yang telah direnovasi.
"Dalam peninjauan ini, kita melihat langsung kondisi rumah masyarakat yang sebelumnya tidak layak huni. Selain memperbaiki kondisi rumah, kita juga perlu memastikan tanah yang ditempati masyarakat memiliki kepastian hukum. Karena itu, dukungan sertifikasi tanah menjadi bagian penting dari program ini," ujar Andi Tenri Abeng yang hadir didampingi jajaran Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta.
Menurutnya, masyarakat penerima manfaat program Bedah Rumah juga mendapatkan fasilitas sertifikasi tanah secara gratis dari Kementerian ATR/BPN. Kategori tanah yang dapat difasilitasi meliputi tanah milik sendiri, tanah ulayat, tanah milik keluarga besar, tanah hibah, maupun tanah yang baru beralaskan girik.
Untuk memastikan pelaksanaan program memberikan manfaat luas, Andi Tenri Abeng menekankan pentingnya penguatan kerja sama lintas kementerian.
"Ini sebenarnya kegiatan yang sangat membutuhkan sinergi. Mudah-mudahan ke depan sinergi antara Kementerian PKP, Kementerian ATR/BPN, dan beberapa pihak lainnya dapat semakin kuat," ujarnya.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyepakati bahwa keberhasilan program Bedah Rumah membutuhkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Setiap pihak memiliki peran saling melengkapi, mulai dari perbaikan hunian, kepastian hukum tanah, hingga penguatan ekonomi keluarga.
"Bedah rumahnya diurus Kementerian PKP, sertifikatnya diberikan gratis pengurusannya oleh Kementerian ATR/BPN, dan ekonominya dibantu ditingkatkan melalui KUR Perumahan serta PNM serta pendampingan dan pelatihan. Orkestrasi ini atas arahan Presiden Prabowo dilakukan bersama-sama. Kita membangun superteam bukan superman," pungkas Maruarar.
Sebelumnya, pada Sabtu (31/10/2026), Andi Tenri Abeng juga meninjau pelaksanaan program Bedah Rumah di Kampung Boncos, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat. Di lokasi tersebut, ia menyerahkan 15 sertifikat tanah hasil dari Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bagi masyarakat penerima manfaat program Bedah Rumah.(A1)
Editor : Redaksi