LAMONGAN (Realita)– Menanamkan kepedulian sosial tidak harus selalu melalui pembelajaran di dalam kelas. Hal inilah yang dilakukan MI Muhammadiyah 02 Menonggo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.
Puluhan siswa bersama para guru turun langsung ke jalan untuk berbagi kebahagiaan melalui program Jumat Berkah, Jumat (6/11/2026).
Dengan penuh antusias, para siswa membagikan sekitar 100 bingkisan berupa nasi bungkus kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Raya Menonggo, tepatnya di depan Masjid Al-Falah, Desa Menonggo.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan pendampingan para guru serta pihak keamanan sekolah. Meski sederhana, aksi tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal arti kepedulian, keikhlasan, dan pentingnya berbagi kepada sesama.
Sareman, perwakilan dari dewan guru MI Muhammadiyah 02 Menonggo, mengatakan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan program rutin sekolah yang dilaksanakan setiap hari Jumat.
“Pagi hari ini anak-anak MI Muhammadiyah 02 memiliki program Jumat Berkah dengan membagikan rezeki kepada masyarakat. Kali ini, kami membagikan satu bungkus nasi kepada setiap orang yang melintas di jalan,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar kegiatan berbagi makanan, melainkan juga upaya membentuk karakter siswa agar terbiasa bersedekah dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh positif bagi lembaga pendidikan lainnya untuk terus membudayakan semangat bersedekah.
“Kami ingin memberikan contoh kepada anak-anak bahwa sedekah merupakan hal yang baik dan harus terus dijalankan. Bersedekah tidak akan mengurangi rezeki. Karena itu, program ini kami upayakan terus berjalan setiap hari Jumat,” tambahnya.
Melalui program Jumat Berkah, MI Muhammadiyah 02 Menonggo berupaya membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun melalui teori, tetapi juga melalui tindakan nyata. Dari sebungkus nasi yang dibagikan, para siswa belajar tentang makna berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Editor : Redaksi