Netizen "Nembak" SIM, Nggak Jadi-Jadi, Curhat di Medsos

MADIUN (Realita) - Akun media sosial (medos) Facebook, Chinderella mengeluhkan pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) melalui jalur cepat tak terbatas (patas) alias "nembak" dan bukan melalui jalur resmi. Namun, angan-angan ingin cepat mendapatkan SIM, justru dirinya tertipu.

Dalam cuitan di group Facebook INFO MADIUN TERKINI (I.M.T), Chinderella menuliskan "Mohon infonya Senin kemarin saya nembak SIM, katanya besuk jadi terus dikirim ke rumah, tapi sampai sekarang belum dikirim, alasan ini itu lah, pdhl udah bayar dimuka 1.600. Foto SIM nya jga gak dikasih. Mohon infonya gimana solusinya luar, Terimakasih". 

Postingan itu langsung mendapatkan puluhan komentar dari netizen. Seperti akun Anggun Alkhalifi yang menuliskan komentar "Wih cek larange..sim apa itu mbak..jaman skrng jangan mudah percaya sm org. dmn2 kalo minta uang dulu mesti mbulet. Kebanyakan gitu".

Bahkan ada juga yang komentar yang justru menawarkan bantuan untuk pengurusan SIM. "Kl mau cari baru, aku bisa bantu. Inbox ae" tulis akun Enggar Setiawan. Tetapi setelah mendapatkan 122 komentar dan 58 like, postingan itu tiba-tiba hilang. 

Terpisah, Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Dwi Jatimo meminta masyarakat untuk waspada dan berhati-hati. Pasalnya, saat ini banyak sekali modus kejahatan dan penipuan yang mengatasnamakan instansi, termasuk Polres Madiun Kota. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa tertipu untuk melaporkannya kepada pihak Satreskrim. 

"Dihimbau kepada masyarakat Kota Madiun agar dapat mengajukan permohonan SIM baru atau perpanjangan pada Satpas Madiun. Jangan percaya pada oknum atau pihak tertentu yang dapat mengurus SIM secara instan. Semoga masyarakat Kota Madiun dapat bijak dan teliti dalam menerima informasi yang beredar di media sosial," tuturnya. paw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru