Dua Oknum Anggota Ormas yang Terjaring Razia PPKM, Sudah 6 Tahun Bawa Senpi Rakitan

realita.co
Polrestro Bekasi Kota.

BEKASI (Realita)- Diketahui beberapa waktu lalu 2 (dua) oknum anggota ormas harus berurusan dengan kepolisian Polres Bekasi Kota.

Kedua pria tersebut  kedapatan membawa senjata tajam dan senjata api rakitan dengan 3 (Tiga) buah butir peluru saat terjaring razia gabungan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di jalan kali Abang Tengah, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, (6/7/2021).

Baca juga: Kasus Dugaan Kepemilikan Senpi Pasutri Jember Berlanjut, Saksi Baru Kembali Muncul

Sedangkan identitas kedua oknum pelaku masing-masing berinisial EN (49) dan BS (43).

Dari tangan EM, polisi mengamankan barang bukti berupa senjata tajam berjenis belati, Sedangkan BS kedapatan membawa senjata api rakitan dengan tiga buah butir peluru saat di geledah polisi.

Kasat Reskrim Bekasi Kota, AKBP Hery Purnomo saat dikonfirmasi wartawan terkait perkembangan kasus yang melibatkan dua oknum ormas tersebut.

"Masih proses penyidikan dan pemberkasan," kata AKBP Hery Purnomo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Polres Jakbar Bongkar Pabrik Oli PALSU DI Cengkareng  Omzet Capai RP864 Juta

Masih sambung AKBP Hery Purnomo, BS (43) sudah memiliki senjata api rakitan selama 6 tahun yang bersangkutan memperoleh dari temannya asal Lampung dan masih kita cari.

Awalnya, petugas tengah melakukan kegiatan operasi penyekatan PPKM Darurat di Jalan Kaliabang Tengah.

Saat tengah berpatroli, petugas mendapati beberapa orang berkerumun di sekitar Gang Simbang, petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap orang-orang yang berkerumun tersebut.

Baca juga: Kasus Sengketa Lahan di Jember Bergulir, Saksi Ungkap Dugaan Kepemilikan Benda Mirip Senpi

Hasilnya, petugas menemukan senjata tajam jenis belati yang diselipkan di pinggang atau di balik baju pelaku. Selain itu, terdapat pula senjata api rakitan berisi 3 peluru aktif.

Saat ini kedua oknum anggota ormas yang membawa senjata tajam jenis belati maupun senjata api rakitan sudah di amankan pihak kepolisian beserta barang bukti.

Kedua pelaku kita jerat dengan undang-undang darurat, ancamannya 10 Tahun," tutupnya.tom

Editor : Redaksi

Politik & Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru