Pemkot Madiun hingga TNI-Polri Siap Amankan Pemilu 2024

MADIUN (Realita) - Jelang pesta demokrasi 14 Februari mendatang, semua kekuatan pengamanan di Kota Madiun dikerahkan. Mulai Satlimnas hingga TNI dan Polri.

Kesiapan untuk menjaga Pemilu berjalan kondusif ini ditunjukkan saat jajaran keamanan dari tiga pilar tersebut menggelar apel gabungan di halaman depan Balai Kota Madiun, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga: Gerindra Kota Madiun Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu di TPS Kejuron

Usai apel, ratusan personil gabungan melakukan patroli skala besar berkeliling wilayah Kota Madiun. Termasuk pengecekan dilokasi vital Pemilu, seperti kantor KPU dan Bawaslu.

"Pemda mendukung dan sinergi dengan TNI-Polri dalam rangka mengamankan dan mengawal Pemilu. Khususnya melalui Satlimnas," kata Sekda Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, (6/2/2024).

Bahkan sebelum apel gabungan ini digelar, lanjut Soeko, Pemkot telah menyiagakan sebanyak 1.500 Satlimnas di Alun-alun Kota Madiun pada Senin (5/2/2024) kemarin. Nantinya, Satlimnas bakal bertugas mengamankan masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Posko Pemilu di Kota Madiun. Dari total 584 TPS, setiap TPS bakal diisi dua personel Satlinmas. Sisanya, terbagi di posko-posko pemilu yang telah didirikan. Termasuk juga petugas medis yang akan standby selama 24 jam.

"Kita juga siapkan petugas kesehatan standby 24 jam dengan dikoordinasikan dengan rumah sakit yang ada di Kota Madiun," terang Soeko.

Baca Juga: Beredar Hasil Perolehan Kursi Legislatif Lamongan 1, Ini Penjelasan Bawaslu!

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto menyatakan kesiapannya mengamankan jalannya Pemilu 2024. Tidak hanya kesiapan personel, tetapi juga sarana prasarana yang dibutuhkan.

"Sebenarnya kesiapan ini sudah kita siapkan jauh-jauh hari. Baik personil maupun sarana prasarana. Pada dasarnya kita siap semua," katanya.

Nantinya, lanjut Kapolres, setiap TPS bakal diterjunkan satu anggota Polri dan satu anggota TNI, serta dua anggota Satlimnas. Sehingga, per TPS akan dijaga empat orang personil keamanan dari tiga pilar.

"Jumlah personel yang kita siapkan ada 600 orang plus dari Polsek," ujarnya.

Baca Juga: Lagi, Pemkot Madiun Gelar Lomba Kebersihan Makam

Di tempat yang sama, Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf. Meina Helmi menuturkan, TNI siap membantu kepolisian membackup pengamanan selama pelaksanaan Pemilu. Pihaknya juga akan melibatkan prajurit Yonif Para Raider 501/BY, Yonko 463 Kopasgat, dan Batalyon Armed 12 Kostrad Ngawi jika situasi saat Pemilu benar-benar tidak kondusif. Meski begitu ia meyakini, masyarakat semakin dewasa sehingga mampu bersama-sama menciptakan Pemilu damai terutama di wilayah Madiun.

"Kami yakin pelaksanaan Pemilu 14 Februari nanti, akan berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan terkendali," terangnya.adv

Editor : Redaksi

Berita Terbaru