PAMEKASAN (Realita) -Kecelakaan antara mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), Sabtu (14/6/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Akibat kecelakaan ini, dua orang meninggal di lokasi, yakni Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan KH Taufik Hasyim (43) dan istrinya, Nyai Hj Amiratul Mawaddah (29).
Keduanya merupakan penumpang dalam mobil Toyota Innova Zenix yang berpenumpang rombongan Ketua PCNU Pamekasan.
Selain keduanya, penumpang lain di mobil yang sama yakni Moh Syakir (7), Muhammad Ali (4), dan Siti Sulaiha (21).
Moh Syakir mengalami luka ringan, sedang Muhammad Ali dan Siti Sulaiha sehat. Sementara sopirnya, Moh Sholehuddin, mengalami luka berat, menurut informasi yang dilansir laman NU Jatim.
Di sisi lain, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Iptu Farouk Hidayat mengungkapkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara yang dilakukan pihaknya.
"Hasil olah TKP yang kita laksanakan, diduga kendaraan Toyota Zenix yang membuat Bapak almarhum KH Taufik, berjalan dari arah Surabaya menuju arah timur, yaitu arah Banyuwangi, kemudian di KM 835+200 terjadi tabrakan dengan truk," katanya di Probolinggo, Sabtu.
Ia juga menyebutkan dugaan sementara penyebab kecelakaan terjadi. "Dugaan sementara (sopir) microsleep, ngantuk," ujarnya.
Dilansir laman NU Jatim, dalam laporan Dirlantas PJR Polda Jatim, KH Taufik dan istri meninggal dunia akibat kecelakaan di Km 835.600/A Tol Pasuruan-Probolinggo.
Sopir diduga mengalami microsleep, membuat mobil menabrak bagian belakang truk dan menyebabkan keduanya ringsek. Mobil ringsek di bagian depan dan truk di bagian belakang.
Pengasuh PPMU Panyepen, Pamekasan, KH Moh Muddatstsir Badruddin, menyampaikan dalam edarannya, berita duka KH Taufik Hasyim dan istrinya diterima keluarga sekitar pukul 02.30 dini hari, Sabtu (14/6/2025).
"Kami atas nama Keluarga Besar PPMU Panyepen Palengaan Pamekasan dan Pembina PPMU memohonkan maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak atas segala kesalahan dan kekhilafannya, baik disengaja maupun tidak disengaja," katanya.
Selain itu, dalam postingan akun Instagram NU, @nahdlatululama, Sabtu, ucapan duka juga disampaikan atas meninggalnya KH Taufik Hasyim.rin
Editor : Redaksi