BATU (Realita)- Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Pertanian Kota Batu mengadakan kegiatan rutin setiap tahunanya berupa, Pelaksanaan Pelatihan Masyarakat untuk Guru dan Murid tingkat SMP/Mts sederajat se-Kota Batu.
" Semua ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan di bidang Agribisnis Tanaman, Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian dan Kimia Analisis. Sesuai dengan Program Keahlian yang ada di SMKN 2 Batu," jelas Syamsul Huda, S.Pd., Waka bidang Humas SMKN 2 Batu, Selasa (28/10/2025).
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Batu, Slamet Winarto, M.Pd., menjelaskan secara umum bahwa "Kegiatan Pelatihan Masyarakat ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya. Sehingga SMKN 2 Batu ingin berbagi ilmu dan pengetahuan terutama tentang ilmu pertanian dan hasil olahannya. Termasuk memberikan pelatihan khusus untuk murid SMP dan Mts sederajat se - Kota Batu ."
Ia berharap, kegiatan Pelatihan Masyarakat tersebut bisa menumbuhkan kembali semangat generasi muda di Kota Batu untuk menekuni dunia pertanian. Ucapnya.
Berikutnya sesi pertama di Program Keahlian Kimia Analisis, dengan tema 'Pembuatan Lilin Aroma Terapi dan Analisis Makanan.' para peserta dikenalkan bagaimana cara membuat lilin aroma terapi di mulai dengan tahap mencampur bahan, menambahkan pewangi alami sehingga mencetak lilin dengan bentuk yang menarik dan estetik.
Selanjutnya di sesi kedua, peserta melakukan analisis kandungan Vitamin C pada tanaman cabai. Hasil dari analisis ini berguna untuk mengenal lebih dalam kandungan gizi pada sayuran dan bahan pangan yang dikonsumsi sehari-hari.
Sedangkan pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman, peserta juga berkesempatan mempraktikkan metode menanam hidroponik menggunakan media tanam rockwool sebagai pengganti tanah, karena mampu menyimpan air dan nutrisi dengan baik. Dalam percobaan ini peserta belajar menyiapkan media, menanam benih, serta menjaga kelembaban agar tanaman tumbuh dengan maksimal.
Untuk Program Keahlian Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian, peserta juga diajarkan cara pembuatan es krim dan bakso, yang bertujuan menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kreativitas dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi.
Semoga ilmu yang diperoleh para peserta yang terdiri dari guru dan siswa SMP/Mts sederajat se-Kota Batu bisa dikembangkan di sekolah masing-masing sebagai inspirasi untuk membuka peluang usaha berbasis potensi lokal. (Ton)
Editor : Redaksi