Hujan Deras, Jembatan Penghubung Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro Ambruk

LAMONGAN (Realita) - Sebuah jembatan penghubung antara Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro yang berlokasi di Dusun Godog, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, Lamongan, amblas pada Rabu siang sekitar pukul 11.45 WIB. Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju Desa Kedung, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro.

Peristiwa amblasnya jembatan diduga kuat dipicu oleh meningkatnya debit air sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah setempat. Kenaikan volume air menyebabkan erosi pada bagian bawah pondasi jembatan hingga akhirnya konstruksi sepanjang kurang lebih 30 meter tersebut tidak mampu menahan beban dan amblas.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas warga dari dua kabupaten terdampak signifikan. Mobilitas masyarakat yang sebelumnya mengandalkan jalur tersebut kini harus dialihkan ke rute alternatif dengan jarak tempuh mencapai 5 kilometer. Kondisi ini turut menghambat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian di kawasan tersebut.

Menindaklanjuti kejadian itu, anggota Babinsa Koramil 0812/07 Bluluk bersama aparatur desa langsung melakukan pengamanan lokasi. Petugas memasang tanda peringatan, menutup area jembatan yang amblas, serta mengimbau warga agar tidak melintas demi menjaga keselamatan.

Pihak desa dan aparat keamanan juga menyediakan jalur sementara untuk mengurangi dampak gangguan transportasi sambil menunggu tindakan lanjutan dari dinas terkait.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan mengingat jembatan tersebut memiliki fungsi vital sebagai penghubung utama dua kabupaten. Pemulihan infrastruktur ini dinilai penting untuk memulihkan kelancaran aktivitas masyarakat dan mendorong stabilitas ekonomi lokal.mag

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Nabil Meninggal Dikeroyok Belasan Orang

MADIUN (Realita)- Seorang pemuda bernama Muhamad Nabil Holili (20) meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis. Korban mengembuskan napas terakhir di …