Tradisi Balap Kuda Setelah Idul Fitri, Penunggang Terpental ke Jalanan

RATUSAN warga Desa Jantuk Kecamatan Sukamulia Lombok Timur memeriahkan tradisi Tyu atau balap kuda sehari setelah Idul Fitri.

Tradisi Tyu merupakan tradisi sehari setelah Lebaran yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarkat Desa Jantuk sebagai media silaturhmi.

"Tradisi Tyu ini sebagai media Silaturhmi antar masyarkat Desa Jantuk baik yang ditinggal di luar wilayah, mereka pulang untuk bersilaturahmi" ucap warga setempat.

Tidak sedikit yang mengalami insiden kecelakaan jatuh dari kuda tunggangan tetapi mereka menganggap sebagai hal biasa dalam berkuda.

Sekitar 3 orang terjatuh hingga terpental ke aspal dan sudah dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif.jos

Dprd sby lebaran dalam

 

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru