NIAS SELATAN — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan terus bergerak cepat dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budayanya di kancah nasional. Wakil Bupati Nias Selatan, Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M., didampingi Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, Azwardin Laia, SKM, melakukan kunjungan koordinasi strategis ke Kantor Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta pada, Selasa (05/05/2026).
Rombongan dari Pemkab Nias Selatan tersebut diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi program pusat dan daerah guna mengangkat potensi tradisi Nias Selatan ke tingkat global.
*Lima Poin Utama Koordinasi Pemkab Nias Selatan*
Dalam pertemuan dinamis tersebut, Wakil Bupati Yusuf Nache menyampaikan lima agenda krusial:
1. Sinergi Program: Melakukan koordinasi intensif terkait program Pelestarian Kebudayaan di Kabupaten Nias Selatan.
2. Pemaparan Potensi: Menyampaikan pemetaan potensi besar pengembangan kebudayaan daerah yang berbasis kearifan lokal.
3. Permohonan Atensi Khusus: Meminta perhatian prioritas dari Kementerian Kebudayaan RI. Nias Selatan saat ini memiliki aset luar biasa berupa 1 Kawasan Cagar Budaya Nasional dan 14 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia.
4. Peningkatan Status Cagar Budaya: Menyerahkan permohonan persetujuan penetapan serta peningkatan status Cagar Budaya untuk Situs Megalitikum Tundrumbaho dan Desa Hilisimaetano.
5. Undangan untuk Menteri: Menyampaikan surat resmi yang mengundang Menteri Kebudayaan RI untuk berkunjung langsung ke Cagar Budaya Nasional Desa Adat Bawomataluo di Kecamatan Fanayama.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi, dukungan, serta arahan langsung kepada pemerintah daerah dan masyarakat adat.kin
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-48653-pemkab-nias-selatan-ajukan-usulan-strategis-ke-kementerian-kebudayaan