Bayi Dalam Kardus Ditemukan di Depan TPU Dusun 2, Warga Desa Geger

Advertorial

SELUMA (Realita)- Masyarakat Dusun 2, Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, digegerkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki pada Rabu siang (19/3). Bayi tersebut ditemukan dalam sebuah kardus yang diletakkan di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun 2.

Menurut keterangan salah satu warga, Mastawi, bayi malang itu ditemukan dalam kondisi masih hidup dan sehat. "Siang tadi, seorang warga menemukan bayi dalam kardus di depan pemakaman Dusun 2, Desa Cahaya Negeri. Saat ini, bayi tersebut dalam keadaan sehat dan sudah diserahkan kepada pihak kepolisian di Polsek Sukaraja," ungkapnya.

Kapolsek Sukaraja, Iptu Catur Teguh Susanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, penemuan bayi itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Kirana Putri Anita (17). Sekitar pukul 12.20 WIB, Kirana mendapatkan informasi dari seorang petugas koperasi yang datang ke rumahnya. Petugas tersebut melihat ada sesuatu yang bergerak di dalam kardus yang terletak di bawah pohon besar di pinggir jalan, tidak jauh dari rumah Kirana.

"Pada awalnya, petugas koperasi mengira kardus itu berisi anak kucing dan menyarankan Kirana untuk mengambil serta merawatnya. Namun, setelah diperiksa, ternyata isi kardus tersebut adalah seorang bayi laki-laki yang tampaknya baru saja dilahirkan. Masih ada darah di tubuhnya dan tali pusarnya sudah terpotong," jelas Iptu Catur.

Untuk memastikan kondisi kesehatannya, bayi tanpa identitas itu segera dibawa ke Pegawai Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM) Cahaya Negeri yang berlokasi di Desa Kayu Arang, Kecamatan Sukaraja.

"Saat ini, bayi tersebut dirawat sementara oleh Bidan Rita, salah satu pegawai di PKM Cahaya Negeri," tambahnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang tua atau pelaku yang telah membuang bayi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melaporkannya ke Polsek Sukaraja.

Kajari tj perak dalam

Penemuan bayi ini menjadi perhatian warga setempat. Banyak yang merasa prihatin dan berharap bayi tersebut mendapatkan kehidupan yang lebih baik ke depannya.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya tanggung jawab dalam menjaga dan merawat anak-anak, serta kesadaran hukum mengenai konsekuensi dari tindakan pembuangan bayi yang melanggar hukum dan moral.

 

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru

Puasa Ramadhan Bisa Sehatkan Lambung

RAMADHAN merupakan bulan suci yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia.  Dampak positif dari puasa Ramadhan pun dirasakan lambung, salah satu bagian sistem …