LAMONGAN (Realita) - Musyawaroh Idaroh (MUSDA) Ke - 4 Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Kabupaten Lamongan Masa khidmah 2025-2030, sukses dilaksanakan, Minggu (27/04/2025) di Pondok Pesantren (PP) Nahdlatul Wathon, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, KH. Abdul Wahib, selaku Shohibul Bait mengatakan mendapat mandat dari Idarah Wustha Jawa Timur untuk menggelar MUSDA Ke - 4 Idaroh Syu’biyyah Kabupaten Lamongan tersebut. Sebelumnya, ulama yang akrab disapa Abah Wahib itu, sudah Khidmah bersama KH. Moch. Yusuf Affandy, di Thoriqoh dalam rangka khidmah kepada beliau KH. Musta’in Romly Rejoso - Jombang.
"Thariqoh di Lamongan berkembang luar biasa dalam bentuk zawiyyah dan khususiyyah. Kami mengelola 150 imam khususiyyah yang mengelola ribuan muhibbin. Pernah ada satu kampung tidak ada yang shalat, lalu kami bina dan Alhamdulillah akhirnya ikut Thariqoh," Katanya didepan ratusan peserta yang hadir.
Lebih lanjut, Pengasuh PP. Nahdlatul Wathon Sambeng - Lamongan itu juga menuturkan bahwa sebelum mengadakan MUSDA ini, beliau bermunajat dan mendapat ru'ya shadiqah berupa hadirnya Abah dan Ibunya dalam mimpi yang mewasiatkan untuk meneruskan Khidmah Thariqoh.
“Setelah musyawarah, akhirnya saya jalankan mandat JATMAN Jawa Timur, saya pilih lokasinya di sini (PP. Nahdlatul Wathon). Di wilayah Idaroh Syu’biyyah Kabupaten Lamongan ada 27 Kecamatan. Insyallah dalam waktu 1 tahun bisa terbentuk Idaroh Ghusniyyah di semua kecamatan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rois Idaroh Wustho Jawa Timur, KH. Fathul Huda, menuturkan perlunya ikut JATMAN yakni khidmah kepada Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. "Kalau niat kita belum benar, jadi tidak semangat. Wasiat guru kulo, Yai Fattah, saya rasakan barokahnya, 'Nek pengen uripmu barokah, khidmaho nang Nahdlatul Ulama (kalau ingin hidup barokah, ikutlah Nahdlatul Ulama)'. Akhirnya saya mendapat rizeki luar biasa sejak khidmah NU. Kok ada yang keluar dari NU gara-gara tidak cocok dengan JATMAN. Beliau melanjutkan mengatakan bahwa dengan mengabdi di NU, InsyaAllah husnul khotimah, sudah saya cermati banyak pengurus NU yang husnul khotimah.” tuturnya.
Usai menyampaikan sambutannya, KH. Fathul Huda sekaligus membuka MUSDA Ke - 4 Idaroh Syu'biyyah Kabupaten Lamongan yang dihadiri ratusan jama'ah pada siang itu.
Untuk diketahui, Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh A-Mu'tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Idaroh Syu'biyyah Kabupaten Lamongan merupakan organisasi keagamaan sebagai wahana pengamal ajaran Thoriqoh Mu'tabaroh sekaligus merupakan sarana bagi para Mursyid, Kholifah, Badal untuk lebih mengefektifkan pembinaan terhadap para murid yang telah berbaiat dijadikan sebagai forum menjalin ukhuwah antar sesama pengamal ajaran Thoriqoh dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan, ketaqwaan dan keikhlasan di dalam amaliyah ubudiyyah serta meningkatkan robithoh terhadap guru Mursyid untuk menuju Allah SWT.
Eksistensi dan peran para Mursyid dan Ulama Thoriqoh secara kelembagaan dikukuhkan didalan struktur organisasi Jam 'iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah Idaroh Syu'biyyah Kabupaten Lamongan Masa Khidmad 2018-2023 yang telah habis masa khidmahnya.
Oleh karena itu, Idaroh Syu'biyyah Kabupaten Lamongan akan menyelenggarakan Musyawaroh Idaroh (MUSDA) dilaksanakan Hari Minggu ini Tanggal 27 April 2025 yang bertempat di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathon, Desa Nogojatisari Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Dalam MUSDA tersebut dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan antara lain rapat komisi, pembacaan tata tertib, administrasi dan struktur organisasi, pembentukan badan formatur hingga pengumpulan hasil rapat/ rekomendasi komisi. Hadir pada acara siang itu, diantaranya Ketua PCNU Babat dan Pengurus PCNU Lamongan.
Reporter : David Budiansyah
Editor : Redaksi