Satu Hari Menjadi Peternak, PAUD Bintang Al Ikhlas Ajak Siswa Belajar Langsung di Desa Kranggan

MADIUN (Realita) – Mengenalkan dunia peternakan sejak usia dini menjadi salah satu cara menyenangkan untuk menambah wawasan dan pengalaman anak. Melalui kegiatan bertema Satu Hari Menjadi Peternak, PAUD Bintang Al Ikhlas mengajak para siswa belajar sekaligus bermain secara langsung di lingkungan peternakan Desa Kranggan, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan outbound tersebut diikuti para siswa bersama wali murid. Berbagai aktivitas edukatif dan permainan menarik disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran sehari-hari di dalam kelas.

Dalam kegiatan itu, anak-anak diajak mengenal berbagai aktivitas peternakan, di antaranya memberi makan ikan dan memanen telur. Selain itu, mereka juga mengikuti sejumlah permainan outbound yang dirancang untuk melatih keberanian, ketangkasan, serta kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Melalui pengalaman tersebut, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga berkesempatan melihat dan mempraktikkan secara langsung aktivitas yang berkaitan dengan dunia peternakan. Pembelajaran di luar kelas ini sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, melatih kemandirian, serta membangun kepercayaan diri sejak usia dini.

Salah satu wali murid, Listyawati, mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan PAUD Bintang Al Ikhlas tersebut. Menurutnya, pembelajaran di luar kelas memberikan pengalaman baru bagi anak-anak karena mereka dapat mengenal lingkungan peternakan secara langsung melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.

Advertorial

"Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat positif dan bermanfaat. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari penjelasan guru, tetapi juga bisa melihat dan mencoba secara langsung, mulai dari memberi makan ikan, memanen telur, hingga mengikuti permainan outbound. Dengan begitu, mereka bisa belajar sambil bermain tanpa merasa bosan," ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat dalam perkembangan sosial dan karakter anak. Selain melatih keberanian dan kemandirian, kebersamaan selama kegiatan turut mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan para guru.

"Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kami sebagai orang tua juga senang karena bisa mendampingi mereka secara langsung. Harapannya, kegiatan edukatif seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan tema-tema menarik lainnya sehingga anak-anak semakin banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru," tandas Listyawati. Yw

Editor : Redaksi

Berita Terbaru