KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memastikan ketahanan pangan di wilayahnya berada dalam posisi "surplus aman" menjelang perayaan Idulfitri.
Peninjauan ke sejumlah titik distribusi utama, Mbak Wali mendapati stok beras di gudang Bulog mampu mencukupi kebutuhan warga hingga dua tahun ke depan (17/3).
"Alhamdulillah, khusus Kota Kediri stok beras mencapai 24.000 ton. Insyaallah ini bisa menjangkau hingga 25 bulan ke depan," ujarnya saat meninjau Depo Bulog Paron.
Penyisiran stok tak berhenti di gudang beras. Mbak Wali juga menyambangi Outlet LPG Amsal dan Distributor Pangan Syukur Mitra Sukses. Meski mendapati kenaikan harga tipis pada komoditas tepung beras dan minyak goreng kemasan akibat lonjakan permintaan, ia menilai fluktuasi tersebut masih dalam batas wajar.
Namun, Mbak Wali memberikan catatan keras bagi para pelaku usaha. Ia mewanti-wanti agar rantai distribusi tidak dikotori oleh praktik lancung demi meraup untung instan di tengah momentum Lebaran.
"Harus clear, tidak boleh ada penimbunan. Jangan ada praktik yang memicu kenaikan harga tidak wajar," tegasnya.
Kepala Kantor Cabang Bulog Kediri, Harisun, mengamini optimisme sang Wali Kota. Menurut dia, total stok yang dikuasai Bulog untuk wilayah Kediri raya mencapai 78.000 ton. Angka ini diprediksi terus menggelembung seiring masuknya masa panen raya di sejumlah daerah penyangga.
"Penyerapan gabah terus berjalan. Kami diperintahkan tetap beroperasi meski di tengah cuti bersama pada 23-24 Maret nanti," kata Harisun.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mulai mengencangkan ikat pinggang pengawasan. Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh Ridwan, menyebutkan bahwa intervensi harga dilakukan melalui Operasi Pasar Murni (OPM) di 15 titik kelurahan untuk meredam gejolak harga di tingkat pengecer.
"Kami optimis harga stabil. Jika ada komoditas di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), seperti kelompok sayur dan cabai, kami terus lakukan pemantauan kualitas dan stok di pasar hingga supermarket," ujar Ridwan.
Dengan cadangan pangan yang melimpah, Pemkot Kediri meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi panic buying. Vinanda menjamin, pasokan energi seperti LPG dan bahan pokok akan tetap tersedia secara reguler, baik menjelang maupun sesudah Lebaran.nia
Editor : Redaksi