ERENLER- Dalam pertengkaran yang terjadi di Afyonkarahisar, E.S. (25) menembak kedua pamannya İbrahim Kazak (45) dan Kadir Kazak (40) dengan sebuah senapan, serangan bersenjata itu terjadi sekitar pukul 16.00 di Distrik Erenler Tengah Afyonkarahisar, Turki.
E.S. yang memiliki rasa permusuhan dengan kedua pamannya memutuskan untuk bertemu, dalam pertemuan itu terjadi cekcok adu mulut , dalam pertengkaran antara paman dan keponakan itu akhirnya berubah menjadi perkelahian hingga E.S. menembaki kedua pamannya itu dengan senapan yang dibawanya.
Kadir Kazak terkena tembakan di bahu kiri, sedangkan İbrahim Kazak terkena tembakan di bagian perut kiri dan tangan kiri.
Atas laporan peristiwa tersebut, tim kesehatan dan polisi dikerahkan ke lokasi kejadian. Ibrahim Kazak dipastikan meninggal di tempat kejadian, Kadir Kazak yang dalam keadaan terluka dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.
Saat polisi menahan E.S. di lokasi kejadian, mereka juga menyita senjata berupa senapan yang digunakan untuk menembak kedua pamannya itu.
Usai pemeriksaan, jenazah İbrahim Kazak dibawa ke kamar mayat rumah sakit untuk diautopsi.
E.S., yang menembak pamannya Dalam pernyataan pertamanya, dia menyatakan bahwa pamannya Kadir Kazak, yang pernah bertengkar dengannya sebelumnya, menghina dan memukulnya. Dia mengatakan bahwa dia bertengkar dengan pamannya yang lain, İbrahim Kazak.
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-21704-merasa-dihina-keponakan-tembak-dua-pamannya-hingga-tewas