MADIUN (Realita) – Beragam pelayanan dan kegiatan pembangunan dihadirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun pada 15-16 September -2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan masyarakat, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan warga.
Sejumlah kegiatan dilaksanakan, mulai dari kerja bakti pavingisasi jalan, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), pemasangan listrik gratis, hingga kunjungan ke Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan pelatihan UMKM dan pembinaan relawan pemadam kebakaran. Masyarakat juga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan sunat gratis.
Bahana Bersahaja turut menghadirkan pelayanan umum terpadu. Di antaranya simbolis penyerahan dokumen kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal dari Kementerian Agama (Kemenag), serta penyerahan alat lalu lintas.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, M.H., Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si., Wakil Ketua DPRD, Kepala Kantor Kemenag, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Tidak sekadar menghadiri, Bupati dan Wakil Bupati juga turun langsung bersama masyarakat dalam kerja bakti pavingisasi jalan dan pembangunan RTLH serta sejumlah kegiatan lainnya.
Bupati Madiun mengatakan, melalui Bahana Bersahaja, pemerintah daerah berupaya mendekatkan berbagai pelayanan kepada masyarakat. Di Desa Bener, sebanyak 33 layanan dihadirkan untuk menjawab kebutuhan warga.
Menurutnya, permasalahan di desa akan selalu ada. Namun, pemerintah berupaya agar persoalan yang dapat ditangani saat ini bisa segera diselesaikan melalui program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Ini tadi alhamdulillah kita bisa bangun lima unit rumah tidak layak huni, kemudian jalan tadi juga kita perbaiki, dan alhamdulillah bisa kita tembus. Listrik juga demikian, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis. Itu semua kita hadirkan di sini (Desa Bener) untuk masyarakat,” terang Hari Wuryanto, Rabu (16/9/2026)
Ia juga menegaskan, bahwa berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menindaklanjuti usulan masyarakat Desa Bener. Salah satunya terkait pembangunan jalan tembus yang selama ini masih menyisakan sekitar 50 meter.
“Jadi kemarin kan kurang 50 meter, mereka (warga) minta ditembuskan, insya Allah nanti selesai (tembus). Kemudian untuk jalan dari Bajulan sampai ke Duren, insya Allah dua tahun ini nanti selesai,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi budaya gotong royong masyarakat Desa Bener yang dinilainya masih kuat. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan suatu daerah.
“Modal yang utama adalah gotong royong. Kebersamaan itu menjadi salah satu kekuatan yang luar biasa. Tidak ada yang bisa menandingi kebersamaan dan gotong royong untuk bisa menjadikan satu daerah itu menjadi maju,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Ia mengimbau warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan.
“Mohon masyarakat juga hati-hati dengan dampak El Nino. Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran,” imbau Bupati. Yw/Adv
Editor : Redaksi